Aliran Seni Rupa Sepanjang Zaman Lengkap dengan Lukisannya

Aliran Seni Rupa Sepanjang Zaman Lengkap dengan Lukisannya

Aliran seni rupa – dalam artikel sebelumnya, bahwa seni rupa merupakan sebuah cabang dari ilmu seni yang fokus pada karya seni yang dapat dilihat, diraba dan dirasakan dengan panca indra.

Seni rupa yang terdiri dari dua kata seni dan rupa, rupa yang berarti wujud atau tampak.

Setiap professional dalam bidang ini memiliki pandangan yang berbeda-beda tentang bagaimana menggambarkan sebuah seni rupa. Berikut penjabaran para ahli mengenai seni rupa.

Aristoteles

Seni dijelaskan sebagai sebuah jiplakan dari alam yang bersifat ideal.

Aristoteles menerangkan bahwa seni sejatinya merupakan peniruan atas alam yang mempunyai fungsi tepat guna, atau ideal sesuai dengan proporsinya.

Tetapi, dalam hal ini aristoteles tidak sepenuhnya benar. Beberapa jenis karya seni merupakan sebuah hasil dari imajinasi serta mimpi bahkan sebuah ucapan yang dapat digambarkan yang demikian itu bersifat orisinil dan unik jauh berbeda dengan Alam.



Plato dan Rousseau

Para professional lain seperti plato dan rousseau yang memiliki pendapat yang sama dengan aristoteles bahwa

Seni merupakan peniruan terhadap alam semesta dalam setiap sisinya

Ki Hajar Dewantara

Bapak pendidikan kita, ki hajar dewantara menjelaskan bahwa

Seni merupakan segala perilaku perbuatan manusia yang muncul dari perasaan dan keindahan sifat yang mampu menggerakkan perasaan serta jiwa manusia.

Beliau memaparkan bahwa seni itu ada dan merupakan hasil dari tindakan, sifat, ekspresi manusia.

Seni digambarkan dalam sebuah perasaan yang indah dengan dukungan serta penekanan terhadap ekspresi dari sebuah perasaan yang dimunculkan dengan indah yang memacu emosional penikmatnya.


 

Jenis Aliran Seni Rupa

Berbicara seni rupa, adapun aliran yang telah digunakan para seniman dari dulu sampai sekarang.

Setiap seni punya cara sendiri dalam menampilkan emosi, dan ekspresi, hal ini disebut aliran.

Aliran seni rupa, sama halnya dengan musik yang memilki aliran seperti jazz, pop, R&B, classic, dan banyak lagi lainnya, seni rupa pun demikian.

Para seniman seni rupa menggunakan bermacam-macam aliran seni rupa yang mampu menggambarkan emosi dan ekspresinya dengan menarik dan bisa menyampaikan pesannya dengan baik.

Di antara setiap jalur yang mereka tempuh memiliki karakteristik serta pengetahuan mengenai model yang digunakan dalam setiap aliran.

Aliran seni rupa pun semakin banyak seiring berjalannya waktu,

Saat ini aliran seni rupa terbagi menjadi 20 macam aliran dari zaman ke zaman, berikut adalah aliran seni rupa :

Aliran Seni Rupa Naturalisme

aliran naturalisme
via google

Naturalisme adalah aliran yang dalam penggambaran dan pembuatannya mengandung unsur natural yang memiliki kesamaan pada kondisi alam.

Seperti yang dikatakan oleh Plato, Aristoteles, serta Rousseau, bahwa seni rupa merupakan jiplakan atau peniruan terhadap alam yang bersifat ideal sesuai fungsi dan proporsinya.

Ciri-ciri dari aliran seni ini adalah bentuknya, pencitraannya yang mengikuti benda asli atau suatu objek tertentu pada alam.

Dengan keseimbangan, perspektif, proporsi, pewarnaan, serta sesuai dengan prinsip seni rupa dalam menggambarkan suatu objek.

Karya yang dominan menggunakan aliran naturalisme adalah lukisan pemandangan atau landscape, keadaan, situasi, perspektif atau detail suatu benda, gambar still life dan lain-lain.

Beberapa tokoh seniman terkenal di Indonesia dan Internasional yang menggunakan aliran ini dalam karya seninya terdiri dari

  • Gambir Anom
  • Wakidi Basuki Abdullah
  • Abdullah Sudrio Subroto
  • Theodore Rousseu
  • William Bliss Baker
  • William Hogart
  • Franss Hall

Aliran Seni Rupa Realisme

gambar aliran seni rupa realisme
via blog-senirupa

Beralih dari aliran seni rupa naturalisme, Aliran seni rupa realisme tidak terlalu jauh dari itu, hanya saja aliran seni ini menggambarkan keadaan, situasi, kejadian tanpa fokus pada objeknya.

Jenis aliran ini memberikan kesan serta pesan kepada penikmatnya tentang sebuah kejadian, sebuah peristiwa.

Ciri-ciri dari Aliran ini diantaranya, karya seni rupa ini harus digambarkan dengan detail dan fokus sehingga mampu menggambarkan suasana, menceritakan sebuah kisah dengan baik.

Rata-rata aliran seni ini mengambil objek manusia atau hewan dengan ekspresinya yang terlihat lebih hidup.

Tokoh-tokoh seniman Indonesia dan dunia yang menggunakan aliran ini diantaranya :

  • Tarmizi
  • Basuki Abdullah
  • Charles Prancois
  • Fransisco de Goya
  • Honore Daumier,
  • Gustove Corbert.

Aliran Seni Rupa Ekspresionisme

ekspresionisme by vincent van gogh
Ekspresionisme via google



Seni rupa dengan aliran ekspresionisme adalah seni rupa yang cenderung menunjukkan curahan perasaan batin senimannya secara umum dan bebas.

Baik dari imajinasi, perasaan, ataupun emosi batin yang dirasakannya yang digambarkan pada setiap goresan karya seni tersebut.

Ciri-ciri dari aliran ini, pada setiap karyanya ada penekanan terhadap ekspresi kekerasan, ketakutan, kemiskinan, kesedihan serta ekspresi manusia yang susah untuk digambarkan.

Aliran ini mengambil objek manusia serta benda yang dapat menggambarkan ekspresi yang sesuai dengan perasaan pembuatnya.

Beberapa seniman Indonesia dan luar negeri yang mempopulerkan aliran jenis ekspresionisme ini diantaranya :


  • Popo Iskandar
  • Affandi
  • Srihadi Soedarsono
  • Vincent Van Gogh
  • Ernest Ludwig
  • Emile Nolde
  • JJ. Kandisnky
  • Karl Schmidt
  • Paul Klee

Aliran Seni Rupa Romantisme

aliran seni rupa romantisme
via google

Romantisme, Seni rupa yang menampilkan nilai estetika, irasional, fantastis serta absurd.  Aliran seni ini umumnya menceritakan kisah dengan latar belakang yang romantis ataupun dramatis.

Seperti halnya kisah romeo dan juliet yang romantis yang juga dramatis dalam satu waktu, aliran seni rupa romantisme juga mampu menampakkan 2 hal tersebut dalam satu karya.

Ciri-ciri aliran seni ini diantaranya, menampilkan warna yang mencolok dan kontras pada objek serta benda yang ada di sekitar objek.

Banyaknya karya seni rupa romantisme merupakan objek berupa gambar manusia, khususnya peristiwa romantis ataupun dramatis antara pria dan wanita.

Aliran seni rupa ini dipopulerkan oleh beberapa tokoh terkenal dari Indonesia dan Luar Negeri seperti :

  • Raden Saleh
  • Eugen Delacroix
  • Theoborre
  • Gerriwult
  • Ferdinand Victor
  • Victor Marie Hugo

 

Baca Juga : 8+ Prinsip Seni rupa untuk calon anak DKV [Terlengkap]

Aliran Seni Rupa Impressionisme

aliran seni rupa impressionisme
Lukisan Vincent van Gogh

Adalah jenis aliran seni rupa yang memunculkan kesan secara sepintas dari pada objek yang dicitrakan atau digambarkan.

Jika anda memperhatikan karya seni rupa dengan aliran impressionisme sekilas, anda seperti merasakan suasana yang tergambarkan pada karya tersebut.

Setelah beberapa lama, ketika anda telah memalingkan pandangan anda maka kesan itu akan hilang tapi tidak semuanya.Hanya apabila anda telah melihatnya dengan lebih detil maka kesan tersebut akan timbul kembali.

Ciri-ciri dari aliran seni ini ialah, Tidak memperlihatkan objek secara detil atau khusus , bahkan terkadang kabur dan blur.Sebagian besar aliran seni memunculkan hewan dan manusia sebagai objek utama.

Beberapa tokoh terkenal yang mempopulerkan aliran seni ini ialah:

  • Affandi
  • Kusnadi
  • Solichin
  • Zaini
  • Aguste Renoir
  • Mary Cassat
  • Edward Degas
  • Vincent Van Gogh

 

Kubisme

aliran seni rupa kubisme
via wikipedia

Seni rupa kubisme menampilkan objek astrak dengan bentukan geometri tertentu secara dominan agar mendapatkan nilai seni yang menakjubkan dan indah.

Ciri-ciri aliran seni rupa kubisme diantaranya penggambaran objek sengaja diubah menjadi sebuah kombinasi dari bentuk geometri seperti segitiga, persegi, lingkaran, dan lain-lain.Objek yang paling sering digambarkan diantaranya hewan dan manusia yang memiliki background natural seperti alam dan bangunan kota.

Beberapa tokoh yang menggunakan aliran seni kubisme ini diantaranya :

  • Fajar Sidik
  • Srihadi Sudarsono
  • Pablo Ruiz Picasso
  • Gezanne
  • Metzinger
  • Salvador Felip Jacint Dali Domenech
  • Albery Glazes
  • Barque

Fauvisme

lukisan fauvisme
via google.com

Aliran yang dalam aplikasinya menekankan pada corak warna yang yang terkesan imajinatif, liar, dan bebas.Ciri-ciri aliran seni rupa fauvisme, tampak wujud objek yang tidak lebih penting dari imajinasi liar yang ditunjukkan dari objek dengan warna yang imajinatif.Biasanya karya seni ini dibuat dalam bentuk landscape ataupun mengikat pada suatu hal

Berikut Seniman yang mempopulerkan aliran seni rupa fauvisme diantaranya :

  1. Henry matisse
  2. Andre Dirrain
  3. Paul Gauguin
  4. Gustave Moreau
  5. Kess Van Dongen
  6. Dan Lain-lain

Dadaisme

lukisan dadaisme
via google.com

Dadaisme adalah aliran seni rupa jenis ini sering dianggap sebgaai anti seni serta anti terhadap unsur rasa kasih sayang. Seni rupa jenis ini lebih mencerminkan sebuah kekerasan dan kasar.

Ciri-ciri aliran seni rupa dadaisme adalah gambar suatu objek cenderung berbau kekerasan, kasar, dan bersifat kritikan, sindiran ataupun plesetan.Objek yang dijadikan bahan lukisan tanpa batasan dan sangat beragam, baik benda, manusia, hewan ataupun tumbuhan.

Seniman Indonesia dan luar negeri yang mempopulerkan aliran seni rupa dadaisme adalah

  1. Hendra Gunawan
  2. Juan Gross
  3. Guillaume
  4. Picabia
  5. Apollinaire
  6. Marcel Duchamp
  7. Max Ernst
  8. Hans Arp

Futurisme

lukisan dengan aliran futurisme
via google.com

Futurisme adalah aliran yang dalam aplikasinya memberikan penenkanan pada terhadap keindahan gerak, garis, bisual serta warna yang merupakan anti dari kubisme yang bersifat statis.

Ciri-ciri aliran seni rupa futurisme ialah suatu objek pada karya tertentu yang digambarkan menjadi sebuah bentuk yang bergerak.

Sehingga memunculkan gerak bayang di sekililingnya. Dalam hal ini objek yang digunakan biasanya manusia, hewan dan tumbuhan yang digambarkan bergerak dengan bantuan bayangan.Beberapa seniman dunia yang mempopulerkan karyanya dengan aliran jenis ini ialah:

  1. Boccioni
  2. Carlo Cara
  3. Severini
  4. Umberto
  5. Ruigi Russalo
  6. Gioccomo Ballad

Surealisme

lukisan beraliran surealisme
via google.com

Surealisme ialah aliran yang menampakkan sebuah objek yang beras dari alam bawah sadar, imajinasi, mimpi seseorang.

Ciri-ciri aliran Surealisme ini ialah mengintegrasikan sebuah objek tyang berasal dari imajinasi dengan dunia nyata sehingga menimbulkan kesan aneh.

Objeknya boleh benda mati atau hidup, asalkan mampu menjadikannya lebih unik.

Beberapa tokoh seniman yang menggunakan aliran seni ini :

  • Abdul Rahman
  • Gusti Putu Saderi
  • Andre Masson
  • Salvador Dali.

 

Post Modern atau Kontemporer

lukisan kontemporer
via google.com




Merupakan aliran yang tidak terikat oleh aturan seperti pada seni rupa tradisional tetapi lebih luwes mengikuti perkembangan zaman. Aliran ini mencerminkan keadaan serta keterangan waktu secara tematik.

Ciri-ciri aliran seni rupa ini, Objek yang ditampilkan bersifat dinamis, ekspresi, serta mencolok. Menggambarkan situasi, kondisi serta waktu secara tematik.

Seniman dunia yang menggunakan aliran ini dalam karya-karyan diantara lain:

  1. Jim Nyoman
  2. Supankat
  3. Angelina P.
  4. Applebroog
  5. Frank Auerbach
  6. Richard Artschwager

Konstruktivisme

lukisan konstruktivisme
via google.com

Konstruktivisme adalah aliran yang memberikan penekanan yang kuat pada penggambaran objek seni rupa berbentuk bangunan.

Ciri-ciri aliran seni rupa konstruktivisme diantaranya, objek utama yang menjadi point dari karya seninya merupakan bangunan dengan perspektif tertentu.

dengan objek bangunan bergaya bebas, klasi, modern atau yang lainnya.

Para seniman yang mengaplikasikan aliran ini diantaranya:

  1. Jim Nyoman Nuarta
  2. Angelina P.
  3. Supankat
  4. Victor Pasmore
  5. Oskar Schlemmer
  6. Naum Gabo
  7. Laszlo Moholy-Nagy
  8. Liubov Popova

Popular Art / Pop Art

popular art atau aliran seni rupa pop art
via Google.com

Popular art Merupakan gambaran dari sebuah kejenuhan terhadap seni tanpa objek yang jelas.

Ciri-cirinya melukiskan sebuah kritik, humor, ataupun sindiran. Objek berupa manusia atau benda lain yang digambarkan secara perspektif atau cara pandang lain.Beberapa seniman terkenal yang menampilkan karya dengan aliran pop art :

  • Nyoman Nuarta
  • Ris Purnomo
  • Tom Wasselmen
  • Claes Oldenburg
  • Roy Lichtenstein
  • George segal
  • Yoseph Benys
  • Cristo

Abstraksionisme

lukisan abstrak dari aliran seni rupa abstrak
via Google

Abstraksionisme adalah aliran seni rupa yang dalam perkembangannya bertujuan untuk menjauhkan sensasi figur dari suatu objek.

Dengan mengganti bentuk dan proporsi dari suatu objek sehingga jauh dari peniruan.

Ciri-ciri dari aliran ini, memiliki dua aliran, abstraksionisme geometri serta abstraksionisme nonfiguratif.Abstraksionisme geometri memiliki bentuk objek abstrak geometris murni. Sedangkan abstraksionisme nonfiguratif,  berupa garis dan warna.

Tokoh seniman yang popler dengan karyanya pada aliran ini seperti :

  • Zaini
  • Fajar Sidik
  • El Lisitzky
  • Wassily Kadinsky
  • Alexander Rodchenko
  • Naum Goba

Aliran Seni Rupa Neo – Klasik

The Oath of Horatii by Jacques-Louis David via identifythisart
The Oath of Horatii by Jacques-Louis David via identifythisart

Neo – Klasik adalah aliran yang sifatnya klasik, objektif, dan rasional. Juga perlu diketahui bahwa aliran ini muncul saat revolusi perang perancis.

Ciri-ciri aliran ini menggambarkan objeknya dalam wujud hiperbolis, seimbang serta memakai batasan pada warna yang bersih dan bersifat statis. Berlatar belakang kehidupan akademis dan istana.

Tokoh seniman dunia yang populer dengan karyanya menggunakan aliran ini diantaranya:

  • Jean August
  • Dominique Ingres

Pointilisme

Pointilisme merupakan aliran seni rupa yang menggunakan titik untuk menggambarkan suatu objek.

Ciri-ciri aliran seni rupa ini ketika dilihat dari jauh objek akan tampak lebh jelas, dan akan tampak titik-titik bervariasi, tebal, tipis, besar, kecil, hitam atau putih apabila dilihat dari dekat.

Tokoh Indonesia yang mempopulerkan aliran seni rupa ini diantaranya :

  • Keo Budi Harijanto
  • Rijaman
  • Vincent van Gogh
  • Serat’s La Parade

Aliran Seni Rupa Primitif

lukisan primitif goa, cave painting by michael bubin
cave painting by michael bubin
popular art atau aliran seni rupa pop art
via Google.com

Primitif merupakan aliran yang menunjukkan sebuah objek dengan penggambarannya menggunakan gaya primitif seperti pada dinding goa.

Ciri-ciri aliran ini selain dari objeknya yang berupa makhluk hidup yang dibentuk dengan garis sederhana, objeknya tidak detil dan hanya digambarkan secara minimalis dengan garis sederhana.

Tokoh-tokoh seniman dunia yang mengaplikasikan aliran ini diantaranya :

  • S. Sudjono
  • Ricardo Ponce
  • Michael Bubin

Aliran Seni Rupa Optik

 

aliran seni rupa optik

lukisan optik
oleh Albergati
optical_art_overlaping_by_albergati
optical art overlaping by albergati



Aliran seni rupa optik ini menggunakan manipulasi visual yang bisa menjadikan mata tertipu.

Ciri-ciri aliran seni rupa optik ialah aliran yang menggambarkan sebuah garis, bidang, bentuk atau objek lainnya dengan warna hitam dan putih saja. Serta gambar dari objek tersebut sederhana dan tidak rumit.

Seniman dunia yang ikut mempopulerkan aliran ini seperti:

  • Agus Djaja
  • Walter Gropius
  • Bridget Louise Riley

 

Aliran Seni Rupa Pittura Metafisica

Pittura metafisica, karya giorgia de chirico , the melancholy of departure
Karya Giorgia de Chirico , The Melancholy of Departure

Pittura metafisica adalah aliran yang menampolkan sentuhan maupun gorasan metafisica pada sebuah objek yang bertentangan dengan aliran kubisme dan futuristik.

Ciri-ciri aliran seni rupa ini bisanya menggunakan boneka yang yang berkaitan dengan metafisica dan aktivitas manusia pada latar belakang tertentu sebagai objek karyanya.

Seniman dunia yang menggunakan aliran seni ini diantaranya :

  • Carlo Carra
  • Giorgia de Chirico

Aliran Seni Rupa Gotik

gothic_art_by duccio_virgin_and_child_enthroned_surrounded_by_ angels
Karya duccio, virgin and child enthroned, surrounder by angels

Gotik merupakan aliran seni rupa yang memperlihatkan suatu objek dengan garis tebal dan bentuk ramping serta menekankan sesuatu berdasarkan pemilihan warna.



Ciri-ciri aliran seni rupa gotik adalah objek yang digambarkan biasanya adalah tokoh suci, raja, ratu, ataupun kesatria. Biasanya lukisan dengan aliran seni rupa gotik terdapat di kerajaan-kerajaan, rumah ibadah, dan juga kastil atau bangunan klasik.

Tokoh Indonesia yang mempopulerkan aliran seni rupa gotik belum diketahui.

Tokoh Luar Negeri yang mempopulerkan aliran seni rupa gotik adalah Van Eyck, Mathias Grunnewald, Albert Durer, dan Pieter Droughel.

SEJARAH SENI RUPA



Seni rupa atau dalam bahasa inggris fine art.

Disebut seperti itu karena seni rupa itu sendiri mengacu pada nilai estetika serta keindahan dari bentuk seni itu sendiri dibandingkan dengan fungsionalnya atau bisa dikatakan art for art.

Pada awalnya seni rupa didasari dari karya seni dalam bentuk grafis atau gambar dan patung. Namun dalam perjalanannya seni rupa itu sendiri berkembang menjadi beberapa jenis ilmu seni rupa.

Hal ini ditujukan agar seni rupa dapat terintegrasi dengan kemajuan teknologi seperti fotografi dan arsitektur.

Dalam perkembangannya arsitektur sebagai seni rupa didasari pada keindahan bentuknya bukan pada komponen tehniknya.

Karya seni rupa seperti piramida, eiffel, parthenon yunani, candi borobudur, taj mahal, ka’bah mekah, Tembok besar china, merupakan bagian dari hasil arsitektur.

Dari karya-karya tersebut dijadikan sebagai lambang dari sebuah budaya dan karya seni yang penting. Setiap karya ini menggambarkan perkembangan peradaban dan tonggak sejarah dunia.

Kemunculan Bukti Prasejarah Seni Rupa

Kemunculan seni rupa itu sendiri telah dimulai 700.000 tahun sebelum masehi pada zaman prasejarah. Saat ditemukannya patung Venus yang berasal dari Barekhat ram dari periode Acheulian.

Ada juga patung Venus yang berasal dari Tan-tan yang merupakan jenis patung kuarsit yang diperkirakan telah ada dari 200.000 sampai 500.000 tahun sebelum masehi.

Selain itu gambar cap tangan yang ditemukan di Gua Leang-Leang Maros Sulawesi Selatanjuga memberikan bukti bahwa seni rupa telah ada jauh sebelum masehi.

tentunya masih banyak lagi yang lainnya.

Pemberian julukan para pengrajin karya seni rupa atau seniman pada peradaban mediteranian kuno, Kekaisaran Romawi, Yunani, Bizantium, Ottonian, pada abad pertengahan disebut sebagi “pekerja terampil”.

Barulah pada masa Rennaisance pekerja terampil ini diangkat kastanya menjadi “seniman” sebuah profesi yang dianggap penting tentunya dalam perkembangan peradaban yang memuat “unsur desain”.

Perkembangan Seni Rupa



Akhir abad ke 19, Seni rupa mulai dibedakan menjadi dua jenis berdasarkan kegunaan serta estetikanya.

Tetapi ketika abad ke 20, hal itu kembali tersamarkan dan menyatu kembali seiring banyaknya kegiatan seni yang dianggap sebagai bentuk dari seni rupa.

Kriya, tekstil, dekorasi, kerajinan tangan, fotografi, desain grafis, arsitektur yang dianggap sebagai seni rupa juga. Pada akhirnya beberapa diantara jenis seni rupa tersebut berdasarkan pada penerapannya dalam masyarakat.

Hingga saat ini seni rupa dikenal dalam dua kategori, yakni seni rupa murni dan seni rupa terapan.

Seni rupa murni adalah seni rupa yang menitik beratkan pada penyaluran ekspresi seseorang pada sebuah karya yang dilihat berdasarkan estetika dari karya tersebut.

 

Baca Juga : Unsur-unsur Seni Rupa Untuk Desainer Pemula

Sekolah Seni Rupa Pertama

Pada abad ke 16 awal mula didirakannya sebuah sekolah dengan pembelajaran mengenai seni rupa. Sekolah yang ditujukan bagi para penikmat seni ataupun orang-orang yang ingin menjadi seorang seniman profesional.

Academy of the Art of Design (Accademia dell’Arte del Disegno) yang bertempat di florence dan juga Akademi seni rupa roma (Accademia di San Luca).

Dua institusi ini mengajarkan seni tradisional yang berdasar pada aturan-aturan zaman rennaisance.

Dari segi materi pembelajaran seni, warna, bentuk, pesan, komposisi seni, warna, tekstur dan unsur-unsur seni lainnya diatur dengan sedemikian rupa.

Dengan tingkatan yang berbeda pada setiap cabang seni berdasarkan kegunaannya, kepentingannya.

Diantara seni rupa murni seperti

  • lukis
  • grafis
  • pertunjukan
  • patung
  • film
  • koreografi
  • fotografi
  • Dan lain-lain

Sedangkan dari seni rupa terapan

  • Busana
  • Desain Komunikasi Visual
  • Arsitektur
  • Desain Interior
  • Kriya
  • dan kerajinan tangan yang lain.



Itulah seni rupa, berkembang mengikuti zaman yang semakin canggih. Penggunaan serta aliran seni rupa yang digunakan bermacam-macam.

Penutup

Setelah mengetahui banyaknya aliran seni rupa yang telah berkembang dari zaman ke zaman, kamu pastinya punya gambaran untuk mulai berkreasi juga.

Menggolongkan karya anda dalam beberapa aliran sangat bagus sehingga Kamu bisa fokus untuk memperdalam skill anda dalam hal ini.

baca juga cara menjadi orang yang kreatif

Kamu pasti bisa menjadi ahli dalam satu hal atau bahkan lebih, seperti kata pepatah

“Seseorang akan menjadi ahli setelah belajar selama 10.000 jam”

Oleh karena itu apabila kamu gagal , maka bangkit lagi, jangan lupa motto kita “COBA LAGI AJA”

Jangan Lupa kunjungi terus situs ini agar hari-harimu lebih produktif, kreatif, dan inovatif.

Mohon doanya juga yah, agar bisa memberikan banyak informasi yang lebih menarik untuk kalian. Terima kasih telah berkunjung Salam COBER’s.

2 thoughts on “Aliran Seni Rupa Sepanjang Zaman Lengkap dengan Lukisannya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: