Cara Menyemaikan Tanah dan Bibit pada Masa Awal Budidaya Tanaman

Cara menyemaikan tanah – Dalam dunia pertanian atau budidaya dikenal suatu proses dalam pembibitan yakni cara menyemaikan tanah dan cara menyemaikan bibit.

Bibit tanaman yang disemaikan adalah langkah awal dari budidaya suatu tumbuhan. Hal ini diperlukan sebagai salah satu cara untuk mempermudah perawatan, sulam tanaman, yang kedepannya diharapkan memberikan hasil panen yang berlimpah.

Dengan proses ini, Petani atau Pembudidaya mampu mengontrol kebutuhan dalam pertumbuhan bibit, serta perawatan dan seleksi bibit secara optimal dan baik.

Anda bisa mencoba ini sekarang!

Cara Menyemaikan Tanah

 

Cari tanah yang subur, halus atau gembrung, ketika menyemaikan bibit tanaman dengan media tanah, yang diperlukan adalah tanah yang halus dan tidak terlalu basah/gembur.

Biasanya tanah yang baik bisa didapatkan disekitaran tanaman bambu atau tanah yang dekat dengan sungai.

setelah mendapatkan tanah yang sesuai untuk bibit tanaman, selanjutnya ayak tanah tersebut sehingga terpisah dari yang halus dan kasar.

Selanjutnya tanah yang halus, gembrung dan subur kita kombinasikan dengan SP36 yang sudah dihaluskan dengan cara ditumbuk atau yang lainnya. Campurkan kedua hal tersebut dengan merata.

Lalu berikutnya siapkan plastik es lilin dengan diameter 4 cm dengan panjang 100 cm untuk memudahkan memasukkan tanah ke dalam plastik.

Ikat salah satu ujung plastik dengan tali atau yang lainnya dan isi plastik tersebut dengan tanah yang tadi telah disiapkan, dan ikat kembali jika plastik sudah penuh.

Buatlah lubang pada plastik yang sudah terisi dengan tanah dengan memakai batang lidi, berikan jarak antar lubang 10 cm. Kemudian rendam selama beberapa menit dan angkat jika sudah basah merata.

langkah selanjutnya potong plastik masing-masing 4-5 cm dan tata rapih sesuai kemauan. Buatlah tajuk/sungkup dari plastik transparan, pasang untuk melindungi persemaian tanah dari embun, terik matahari, serta air hujan.

Cara Menyemaikan Bibit

Bibit yang telah disediakan direndam dengan larutan Marshal, Insektisida Ridomil, GA15, serta pengatur pertumbuhan seperti Cruiser selama 6 jam.

Setelah 7 jam, angkat bibitnya dan bungkus menggunakan kain. Ini ditujukan agar suasana bibit menjadi lebih lembab dan ini akan membantu dalam mempercepat perkecambahan pada bibit.

Buka bungkusan bibit yang tadi, selanjutnya bibit siap disemaikan dalam plastik polybag.

Setelah tanah dan bibit mulai disemaikan, siramkan air pada plastik polybag hingga meresap dengan baik keseluruh tanahnya.

Buat lubang kecil pada polybag untuk memasukkan bibit ke dalamnya. Setelah memasukkan bibit, tutup kembali lubang dengan menggunakan tanah untuk menjadikan akar lebih kuat ketika tumbuh.

Jangan lupa untuk menutupi permukaan polybag dengan karung goni agar suhu pada permukaan semakin hangat sehingga pertumbuhan benih akan lebih cepat. Kontrol selama 2 hari, lalu buka karung goni jika benih sudah tumbuh.

Tahapan berikutnya yakni perawatan benih dengan mengucurkan air dan zat pengatur pertumbuhan untuk percepatan pertumbuhan.

Untuk langkah selanjutnya, jangan lupa untuk membersihkan bakal gulma dari polybag bila ada, lakukan secara kontinu sampai bibit siap di pindahkan.

Setiap bibit memiliki waktu penyemaian tertentu, contohnya seperti cabai, tomat, kubis, terong, dapat dipindahkan setelah 21 hari dalam persemaian.

Sedangkan bibit mentimu, paria, gambas, hanya butuh 7-10 hari persemaian.

 

Itulah sedikit pembahasan mengenai persiapan budidaya tanaman awal, yakni penyemaian bibit dan tanah. Semoga tulisan ini dapat memberikan wawasan baru serta bermanfaat bagi Anda sekalian.

Jangan lupa untuk terus kunjungi situs ini untuk mendapatkan informasi yang lebih banyak lagi cara-cara yang baik dan benar dalam melakuakan suatu hal.

Terima kasih telah berkunjung πŸ™‚

Wassalamu’alaikum

 

Tinggalkan komentar

%d blogger menyukai ini: