Cara Menulis Karya Ilmiah Disertai Contoh dan Penjelasannya

Contoh Karya ilmiah – Apakah kamu familiar dengar hal tersebut? Yah, Karya ilmiah, tentunya bagi kalian yang sedang berada di bangku Sekolah Menengah Atas akan mendapatkan pelajaran mengenai ini.

Karya ilmiah itu sendiri memiliki aturan dan cara sendiri dalam pembuatannya. Biasanya jenis karya ilmiah akan kamu temui dalam tugas-tugas yang diberikan oleh guru di semua bidang.

Jenis-jenis dari karya ilmiah ada beberapa, seperti disertasi, skripsi, tesis, makalah, laporang, artikel, resensi dan lain-lain. Pastinya kalian tidak familiar dengan skripsi, makalah, ataupun disertasi, mendengar nama tersebut bisa kalian bayangkan susahnya.

Tetapi, tidak ada yang tidak bisa jika kalian mencoba, jika kalian gagal jangan berputus asa dan coba lagi aja. Dengan banyaknya kegagalan, seiring berjalannya waktu kalian akan terbiasa dan bisa melakukannya dengan profesional.

Masa SMA memang awal dari pembelajaran mengenai karya ilmiah, tetapi pengaplikasiannya akan kalian rasakan setelah menganjak masa kuliah. Perlu kalian ketahui di perkuliahan tidaklah mudah, kalian akan disuguhkan dengan banyaknya tugas yang diharuskan pengumpulannya dalam bentuk karya ilmiah.

Contoh karya ilmiah seperti laporan praktikum, ketika kalian melakukan sebuah studi yang di dalamnya terdapat praktek, kalian akan diberikan tugas untuk melaporkan hasilnya dengan detail. Dalam penulisannya akan ada banyak rintangan yang akan kalian temui.

 

Selain dalam penulisan laporan, di semester akhir bagi kalian yang sedang menempuh jenjang universitas, kalian akan dihadapkan dengan skripsi dan revisi. Jika ada kesalahan sedikit, tidak jarang ada mahasiswa yang mengulang dalam penulisan skripsinya, sebagian atau bahkan keseluruhan isi dari skripsinya.

Oleh karenanya, perlu kalian ketahui dan pahami dengan baik mengenai karya ilmiah mulai dari pengertian, jenis-jenisnya, tujuan serta bagaimana membuatnya dengan baik dan benar.

Mari mencoba bersama !

Pengertian Karya Ilmiah

Apa itu karya ilmiah? Sebelum kita membahas cara menulis karya ilmiah beserta contoh karya ilmiah, tentunya sangat beradab apabila kita mengenali dulu karya ilmiah itu seperti apa.

Karya ilmiah itu sendiri dalam bahasa inggris disebut (Scientific Paper). Merupakan laporan secara tertulis hasil dari sebuah pemikiran, ide , gagasan, pengamatan atau penelitian terhadap suatu aspek tertentu.

Karya Ilmiah seringkali digunakan dan disusun oleh perguruan tinggi, dosen, mahasiswa, ataupun perusahaan . Tujuannya penulisan dari karya ilmiah merupakan wujud dari  pengembangan ilmu yang mengacu pada penjelasan, pemahaman dan pengawasan seseorang.

Dalam pelaksanaannya karya ilmiah ini adalah laporan tertulis yang diterbitkan untuk menerangkan dan menjelaskan hasil penelitian atau pengkajian yang dilakukan seseorang atau tim bersama etika dan kaidah keilmuan yang telah diatur.

Dengan mengerjakan banyak laporan, makalah, artikel ilmiah, skripsi dan lainnya diharapkan menjadi sebuah latihan bagi mahasiswa itu sendiri. Dan lagi, dengan adanya tugas-tugas tersebut

Selain dari pada skripsi, laporan, makalah, masih banyak lagi jenis karya tulis ilmiah yang sering digunakan para akademisi dalam menyampaikan gagasan dan hasil observasinya.

Tujuan Karya ilmiah

Secara gamblangnya karya ilmiah dibuat dengan tujuan penyampaian informasi. Adapun tujuan penulisan karya ilmiah yang lainnya sebagai berikut :

  1. Merupakan sarana untuk menyuarakan gagasan dan hasil penelitian dari suatu masalah dalam bentuk tulisan.
  2. Karya Ilmiah juga memiliki tujuan untuk mengembangkan wawasan mahasiswa tentang berbagai macam ilmu secara mandiri. Hal ini dibutuhkan untuk mencapai mahasiswa yang bukan hanya menjadi konsumen suatu ilmu tetapi menjadi penyumbang ilmu hasil dari buah pikiran dan kerja keras.
  3. Karya Ilmiah juga bertujuan menjadi sebuah sumber informasi dari sebuah ilmu pengetahuan bagi pembaca untuk menambah wawasan.
  4. Sebagai tolak ukur dari potensi serta ilmu pengetahuan yang telah dimiliki mahasiswa dalam menyelesaikan dan menghadapi suatu masalah dengan menawarkan solusi.
  5. Hal ini juga melatih kemampuan ekstra dari mahasiswa terutama dalam hal penelitian, bagaimana menelaah sebuah masalah dan menyelesaikannya dengan cara yang efektif dan sederhana.

Manfaat Karya Ilmiah

Sedangkan manfaat dari penulisan karya ilmiah itu sendiri seperti yang dijabarkan di bawah ini :

  1. Bagi pembaca, karya ilmiah ini akan membantu dalam melatih serta mengembangkan keterampilan dalam membaca dengan cara yang efektif.
  2. Menjadi sebuah referensi yang bisa menjadi sebuah pelatihan bagi orang-orang dalam mengolah data yang telah diperoleh sebelumnya untuk dikombinasikan.
  3. Menjadi sebuah tempat pengenalan bagi mahasiswa khususnya tentang dunia kepustakaan.
  4. Menjadikan pemahaman serta wawasan seseorang menjadi lebih luas dan beragam.
  5. Sebagai bahan pertimbangan dalam pelaksanaan sebuah penelitian terhadap suatu permasalahan yang sedang diteliti.

Ciri-ciri Karya Ilmiah

Untuk mengenali dan mengetahui perbedaan karya ilmiah dengan yang lainnya, kalian harus mengetahui ciri-ciri dari karya ilmiah itu sendiri. Berikut adalah ciri-ciri dari karya ilmiah :

  1. Karya Ilmiah merupakan sebuah tulisan yang bersifat Objektif
  2. Tidak memihak pada suatu pihak atau lembaga, netral
  3. Karya ilmiah ini menyediakan sebuah fakta
  4. Isi dari pembahasannya langsung tepat pada permasalahan tanpa banyak berbelit-belit
  5. Bahasa yang digunakan dalam penulisan tersebut adalah baku dan formal
  6. Selain itu karya ilmiah dibuat dan disajikan secara sistematis dan terurut
  7. Logis

Cara Menulis Karya Ilmiah

Setelah mengenali beberapa hal mengenai karya ilmiah, mulai dari pengertian, tujuan, manfaat serta cirinya, selanjutkan kita akan beralih pada cara menulis karya ilmiah tersebut.

Tidak akan afdhol seseorang sebagai penuntut ilmu jika hanya mengetahui teori tanpa ada praktek sama sekali. Oleh karena itu kalian akan dilatih untuk membuatnya dengan mengikuti kaidah dan etika ilmiah yang telah ditentukan.

Berikut adalah penjelasannya :

Struktur Karya Ilmiah

Dalam setiap karya, tentu akan ada bagian ataupun tahapan dalam pembuatannya, begitu pula dengan karya ilmiah ini. Untuk mempermudah kalian dalam pengerjaannya, kalian harus memahami bagian-bagian tersebut.

Salah satu tujuannya adalah untuk mengontrol setiap hal yang akan kalian bahas agar tidak keluar dari topik pembahasan. Berikut adalah pembagiannya yang telah diatur dalam kaidah penulisan karya ilmiah yang benar :

  1. Bab Pertama

    Dalam bab ini kalian akan menuliskan sebuah pendahuluan, sebuah perkenalan mengenai topik yang akan kalian bahas dalam karya ilmiah kalian.

    Mulai dari latar belakang dari sebuah masalah, rumusan masalahnya, tujuan dari karya tulis ilmiah tersebut dibuat, serta manfaat yang akan didapatkan dari penelitian yang kalian lakukan.

    Latar Belakang

    Ada beberapa cara agar kamu bisa menulis latar belakang yang bagus

    • Temukan masalah yang ada disekitarmu
    • Temukan fakta mengenai masalah tersebut
    • Temukan fokus masalah
    • Terangkan permasalahannya dengan mudah.

    Rumusan Masalah

    Agar rumusan masalah dapat tersampaikan dengan baik, ada beberapa tahapan praktis       yang bisa kalian ikuti :

    • Jelaskan keadaan masalah dengan baik
    • Kalian sudah harus tahu konsekuensi dari rumusan masalah yang kalian tulis
    • Temukan solusinya
    • Manfaat dari solusi tersebut bandingkan dengan yang sudah ada
    • Ringkas permasalahan serta solusinya
    • Gunakan 5W1H
    • Koreksi kesalahan baik dalam pengetikan maupun lainnya.

    Tujuan Penelitian

    Dalam menulis tujuan penelitian pastikan kalian menjelaskan target yang akan kalian capai melalui proses tersebut dengan baik dan mudah dipahami.

    Selain itu penyampaiannya harus tegas dan jelas agar tidak menimbulkan tanda tanya baru.

    Serta tujuan penelitian mengarahkan pada informasi yang dapat diukur (observable) dan   diamati (measurable).

    Manfaat Penelitian

    Dalam bagian ini kalian menjelaskan manfaat dari penelitian yang kalian selesaikan terutama dalam perkembangan ilmu pengetahuan.

  2. Bab Kedua

    Beberapa hal yang akan dibahas pada bab kedua diantaranya adalah tinjauan pustaka serta teori dan konsep masalah yang akan di bahas.

    Pada bab ini karya ilmiah membahas tentang tinjauan pustaka dan menjelaskan tentang teori dan konsep masalah yang akan dibahas.

  3. Bab Ketiga

    Dalam bab ini menjelaskan tentang metode penelitian serta jenis penelitian yang dilakukan untuk mendapatkan data.

  4. Bab Keempat

    Lebih menjelaskan pada manfaat, kelebihan serta akibat yang akan ditimbulkan atau produk dari penelitian yang dituliskan.

  5. Bab Kelima

    Berisikan kesimpulan dari permasalahan termasuk daftar pustaka

 

Menentukan Tema

Sekarang kalian sudah memiliki dasar mengenai karya ilmiah atau biasa disebut karya tulis ilmiah. Selanjutnya mengenai menentukan tema yang tepat.

Dalam setiap karya tulis tema merupakan konsep awal dari karyanya, menjad pokok pikiran dari permasalahan yang diangkat.

Sangat penting untuk memilih tema permasalahan yang mudah atau kalian kuasa dengan baik. Tapi tidak menjadi sebuah patokan, jika kalian merasa lebih tertantang dengan hal yang baru maka boleh dicoba.

Semakin rumit tema yang dipilih maka akan semakin tinggi pula resiko yang akan kalian dapatkan.

Menyusun Judul

Tahapan selanjutnya dalam menulis karya ilmiah adalah menyusun judul. Judul menjadi bagian dari sebuah magnet yang akan menarik seseorang untuk membaca sebuah tulisan atau karya. Judul ibarat wajah dari sebuah karya.

Judul yang baik tentunya akan berdampak sangat besar pada penilaian suatu karya tulis ilmiah. Menjadi poin penilaian awal dalam setiap kompetisi. Jadi, apabila kalian ingin karya tulis kalian dilirik oleh para juri maka buatlah judul yang menarik tetapi sesuai dengan kaidahnya.

Pastikan judul yang kalian buat menggambarkan isi dari karya tulis kalian secara mudah. Sebaiknya judul tidak terlalu panjang, standarnya 8-15 kata.

Menyusun Kerangka Berpikir

Akan terlihat mudah apabila suatu karya sudah punya kerangka terlebih dahulu, karena kita hanya tinggal mengikutinya. Ini sama dengan ketika kita menyusuri suatu jalan baru dan punya peta dan kompas sebagai penunjuk arah.

Tentunya kerangka berpikir ini akan menjadikan kita mudah dalam pengerjaannya. Selain itu manfaat menyusun kerangka berpikir ini agar karya ilmiah yang kita buat lebih teratur dan alurnya jelas.

Konsep ini sering digunakan banyak orang, termasuk para content writer, novelis, ilmuwan dan penulis dengan alirannya masing-masing.

Ini juga merupakan poin tambahan bagi karya tulis kalian, orang-orang akan terkesan lebih nyaman dalam membaca sebuah tulisan apabila rapih dan teratur serta alurnya jelas.

Oleh karena itu menyusun kerangka berpikir merupakan salah satu hal yang sangat penting demi kesuksesan pembuatan karya ilmiah.

Membuat Bab Akhir

Tahapan selanjutnya dalam membuat karya tulis ilmiah adalah bab akhirnya. Di dalam bab akhir itu sendiri terdapat lampiran, daftar pustaka, yang mendukung dalam pembuatan karya ilmiah tersebut.

Yang terakhir adalah menuliskan bagian akhir karya ilmiah, yang terdiri atas daftar pustaka dan lampiran-lampiran dari berbagai sumber. Lampiran adalah sebuah dokumen-dokumen pendukung terkait dengan kegiatan penelitian. Dan untuk daftar pustaka akan kita bahas dalam kesempatan dan artikel yang lain saja yah.

Jenis jenis Karya Ilmiah

Saat ini kalian telah mengenali karya ilmiah itu sendiri, mulai dari pengertian, tujuan, manfaat, serta cara membuat karya ilmiah.

Selanjutnya adalah memilih jenis karya ilmiah apa yang akan kalian buat, tentu semuanya memiliki kriteria sendiri yang mungkin tidak akan saya bahas pada artikel ini secara penuh.

Beberapa jenis karya ilmiah di antara lain :

Makalah

Makalah merupakan salah satu jenis karya tulis yang sifatnya ilmiah dan membahas permasalahan yang ada berdasarkan kajian teori tertentu atau hasil praktikum lapangan.

Di sini makalah terbagi menjadi 3 jenis yaitu :

  • Makalah Deduktif
  • Makalah Induktif
  • Makalah Campuran

Laporan Penelitian

Beda halnya dengan makalah laporan penelitian ini adalah dokumen atau lampiran hasil dari pelaksanaan kegiatan penelitian.

Isi dari laporan penelitian ini dibuat secara sistematis, jelas, serta disusun dengan metode penulisan dan sistematika tertentu dengan bahasa yang tegas dan mudah dimengerti.

Biasanya dalam setiap institusi perguruan tinggi memiliki standar penulisan laporan penelitian tersendiri, sehingga akan sangat banyak contoh yang bisa kamu dapatkan.

Tetapi, lebih baiknya meminta petunjuk dosen dalam hal ini agar tidak salah.

Pengertian Resensi

Berbeda dengan penulisan laporan dan makalah, Resensi lebih kepada penilaian sebuah karya baik itu tulisan berupa buku, maupun drama atau film.

Tujuan dari pembuatan resensi itu sendiri menjadi sebuah informasi awal bagi seseorang untuk mendalami sebuah karya.

Informasi yang akan didapatkan dari sebuah resensi adalah sebagai berikut :

  • Sinopsis
  • Ulasan singkat mengenai suatu karya baik buku ataupun film
  • Keunggulan
  • Kelemahan
  • Rumusan kerangka
  • Bahasa yang digunakan (mudah atau terbelit-belit)
  • Adanya kesalahan cetak
  • Penutup

Pengertian Tesis

Tesis merupakan salah satu syarat kelulusan pada jenjang perguruan tinggi.

Tesis berisikan teori ataupun pernyataan yang didasari oleh penelitian yang didukung argumen- argumen yang tertulis dalam bentuk karya tulis ilmiah.

Surat Pembaca

Merupakan wujud dari kritik, saran, keluhan, imbauan, ajakan, ucapan terima kasih, kekaguman, dan lain-lain yang dimuat pada media tulis seperti koran, tabloid, majalah dan lain-lain.

Pengertian Skripsi

Skripsi merupakan istilah yang sering digunakan dalam mengilustrasikan sebuah karya tulis ilmiah di Indonesia. Biasanya merupakan tugas akhir dari mahasiswa yang menjadi syarat sebuah kelulusan Strata Satu (S1) pada perguruan tinggi.

Dalam pengaplikasiannya skripsi lebih membahas pada fenomena atau permasalahan sesuai bidang ilmu masing-masing dengan mengikuti kaidah penulisan yang berlaku.

Proposal Penelitian

Berhubungan dengan skripsi, proposal penelitian ini dibuat untuk melakukan sebuah penelitian. Salah satu syarat dalam melakukan penelitian adalah dengan adanya proposal tersebut yang berisi rancangan penelitian, apa-apa saja yang akan diteliti.

Ini merupakan kelengkapan karya tulis ilmiah seperti tesis, skripsi, maupun disertasi dalam hal penelitian.

Disertasi

Disertasi adalah karya tulis yang berisikan paparan hasil diskusi ataupun argumen-argumen.

Argumen inilah yang disebut sebagai disertasi atau tesis. Pada umumnya, istilah ini digunakan dalam pemaparan diskusi yang bersifat akademis.

Contoh karya ilmiah : makalah

Berikut adalah beberapa contoh karya ilmiah makalah yang telah sesuai dengan kaidah penulisan karya tulis ilmiah.

Agar tidak terlalu panjang dan menghemat paket data kalian, berikut saya suguhkan beberapa makalah pilihan terbaik untuk kalian. silahkan dipelajari :

Contoh karya ilmiah makalah oleh  Makalah Anggiat (ITB)

Makalah Business Environment (UB)

Makalah Biologi Sel 

Contoh karya ilmiah : Resensi

a. Identitas Buku

– Judul Buku : Sang Pemimpi
– Tahun penerbitan : 2011
– Diterbitkan oleh : PT.Bentang Pustaka
– Pengarang dan penulis : Andrea Hirata
– Jumlah Halaman : 248 hlm

b. Sinopsis

Resensi Novel Sang Pemimpi – Novel sang pemimpi ini adalah sebuah kisah persahabatan yang berjuang untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Penulis menggambarkan bahwa cita-cita memang harus diwujudkan dengan tekad yang kuat. Novel ini mengangkat betapa sulitnya mendapatkan pendidikan yang layak di tanah Belitung.

Namun hal itu tak membuat para tokoh Sang Pemimpi itu lantas mundur dan menyerah begitu saja. Mereka memiliki tekad yang kuat untuk bersekolah di SMA Negeri yang nantinya akan menghantarkan mereka ke Kota Sorbenne, Perancis. Novel ini berceritakan bahwa setiap orang berhak bermimpi dan memiliki cita-cita setinggi langit dan itu dibuktikan pada kisah nyata sang penulis yang dituangkan dalam novel Sang Pemimpi.

Setelah para tokoh sang pemimpi dapat meraih cita-citanya untuk melanjutkan sekolah ke SMA Negeri, sesungguhnya perjuangan mereka tak berhenti sampai disitu saja. Untuk mewujudkan mimpi bersekolah di SMA Negeri pun mereka rela untuk tinggal di daerah pasar yang kumuh. Tak berhenti perjuangan toko sang pemimpi tersebut, selain mereka tinggal ditempat yang kumuh mereka juga bekerja sebagai kuli ngambat di pasar kumuh itu agar mereka dapat memenuhi kebutuhan hidupnya di luar.

Kisah sang pemimpi ini di dalamnya mengangkat beberapa tokoh, seperti Arai yang hidupnya sangat sebatang kara, lalu ada tokoh seorang Jimbron yang teguh dalam prinsip agama Islamnya walaupun sedari kecil ia dididik oleh seorang pendeta, tak lupa tokoh Ikal yang orangtuanya akan mengalami kebangkrutan.

Ditengah-tengah keterpurukan ini 3 Sang Pemimpi itu mulai berambisi untuk mulai berani bermimpi, hal ini diawali dengan sosok Arai yang memulai mimpi dan kemudia disusul oleh kedua temannya, alhasil mereka bermodal nekat dan yakin berjuang untuk meraih cita-cita dan pergi meninggalkan kampung halaman. Uniknya lagi dalam novel ini diselingkan dengan beberapa kisah cinta yang unik dari para Sang Pemimpi ketika mereka tengah meraih cita-citanya.

c. Kelebihan

Resensi Novel Sang Pemimpi – Kelebihan yang dapat diambil dari kisah nyata dalam novel Sang Pemimpi ini tentunya sangat banyak sekali, hal ini harus terus dikembangkan dan ditularkan pada anak-anak muda. Novel ini mengangkat kisah bahwa kekurangan bukanlah suatu masalah untuk mewujudkan sebuah mimpi.

Karena setiap orang berhak untuk bermimpi dan berhak pula untuk mewujudkan mimpi-mimpinya tersebut.

Dalam novel ini juga penulis menggambarkan tentang ambisi para pemuda yang berasal dari daerah yang terpencil agar tidak takut untuk mengambil resiko, berjuang sekeras tenaga, tidak malu untuk melakukan hal-hal yang menurut bagi sebagian orang adalah hina (kuli ngambat), hebatnya lagi penulis menyuguhkan rasa yang sangat kuat sehingga para pembaca yang membaca novel tersebut merasakan bagaimana rasanya dengan kisah 3 tokoh Sang Pemimpi dalam novel tersebut.

d. Kekurangan

Resensi Novel Sang Pemimpi – Kekurangan yang terdapat dalam novel Sang Pemimpi ini sebenarnya masih sedikit sama dengan kekurangan yang ada pada novel Laskar Pelangi.

Penulis seolah tidak mau memberikan waktu yang jelas sehingga para pembaca dibuat penasaran pada tahun berapa Indonesia mengalami pemerintahan tersebut.

Seolah menutupi kesalahan yang pemerintahan buat dan jalankan. Namun semoga saja dengan hal tersebut maka para pembaca harus lebih hati-hati dalam memilih calon pemimpin.

Contoh karya ilmiah : Laporan Penelitian

Berikut adalah contoh laporan penelitian yang bisa kamu pelajari sistematika penulisannya serta data-data yang mungkin akan kalian butuhkan :

Contoh Laporan Penelitian (UNAIR)

 

Contoh karya ilmiah : Tesis

Tesis Muhamad Nur Afandi (ITB)

Tesis Siti Sopiah (ITB) 

Tesis Handy Wijaya (UI)

Tesis Zulfikar Tahir (UNHAS)

Contoh karya ilmiah : Surat Pembaca

 

Contoh karya ilmiah : Skripsi

 

Contoh karya ilmiah : Proposal Penelitian

 

Contoh karya ilmiah : Disertasi

 

PENUTUP

Demikianlah beberapa contoh karya ilmiah beserta penjelasannya, semoga dapat menambah wawasan anda, apabila ada saran ataupun kekurangan dari konten ini, mohon menuliskannya di komentar agar dapat saya perbaharui dan menjadi bermanfaat bagi yang lain.

Jangan lupa untuk terus mengunjungi situs ini agar hari-harimu lebih berwarna dengan kegiatan yang produktif, kreatif dan inovatif.

Terima Kasih telah berkunjung 🙂

Tinggalkan komentar

%d blogger menyukai ini: