Pentingnya Memahami Faktor Pendorong Perdagangan Internasional

Pentingnya Memahami Faktor Pendorong Perdagangan Internasional

Faktor Pendorong Perdagangan Internasional – Sebagaimana kita ketahui bahwa perkembangan perekonomian dunia berputar pada perdagangan internasional yang terjadi. Dengan adanya aktivitas ini secara garis besar mampu menjadi lumbung pendapatan nasional dan memenuhi kebutuhan negara.

Adanya aktivitas dagang ini menjadi sangat penting yang juga berhubungan pada bagaimana hubungan internasional antar negara dibangun dengan baik. Baik itu kegiatan ekspor maupun impor akan sangat membantu dalam hal ini.

Setiap negara memiliki kebutuhannya masing-masing, akan tetapi tidak semuanya dimiliki atau dapat dihasilkan dalam negeri sendiri. Hal ini mengakibatkan adanya campur tangan asing untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Selain daripada itu, banyak faktor pendorong perdagangan internasional lainnya yang menjadi tolak ukur mengapa harus ada produk yang masuk dan keluar dari dalam dan luar negeri.

Dalam kesempatan kali ini mari kita sama-sama menelaah beberapa faktor tersebut dengan harapan dapat menambah wawasan kita sebelum terjun dalam berbagai bisnis berkelas internasional.

Keunggulan dan Kekurangan Produk Suatu Negara

Berbicara mengenai produk, tentu kita paham bahwa setiap produk memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Hal ini berhubungan dengan surplus atau kelebihan produk satu negara serta defisit negara yang mana terjadi akibat adanya perbedaan kekuatan dalam hal sumber daya alam dan sumber daya manusianya. Sehingga mempengaruhi kualitas produk dan kebutuhan orang-orang terhadap produk tersebut.

Saling berhubungan, apabila surplus terjadi dalam suatu negara maka hal tersebut menjadi faktor pendorong perdagangan internasional yang dimana negara yang mengalami defisit akan mulai menyuplai barang dari luar negeri.

Dari sini kita menyadari bahwa kebutuhan setiap negara tentu berbeda-beda serta kemampuan dalam eksekusi produk yang juga memiliki tingakatannya sendiri. Hal ini menjadi faktor yang cukup besar dalam mendorong perdagangan internasional.

Produk dan sumber daya yang dimiliki suatu negara bisa menjadi keuntungan dan juga bisa menjadi kerugian.

Sebagai contoh, suatu negara yang berlimpah sumberdaya alamnya tidak memiliki SDM yang cukup untuk mengolah bahan mentah menjadi produk yang berkualitas, sehingga terjadilah ekspor bahan.

Dari segi pengekspor, ini terlihat menguntungkan, tetapi dilain sisi produk yang dihasilkan dari pengolahan bahan mentah oleh asing ketika dijual akan memiliki nilai dan keuntungan yang lebih tinggi ketika dijual kembali ke dalam negeri pengekspor bahan tersebut.

Di lain sisi, negara yang mengimpor bahan dari luar negeri seringkali juga menjadi kerugian dan hambatan perdagangan internasional. Baik itu dari sisi perizinan, harga, dan juga kualitas bahan yang kadang mengalami kerusakan akibat perjalanan panjang.

Semua ini memiliki probabilitas yang tinggi untuk terjadi, akan tetapi tidak bisa menjadi penghalang untuk terus melaksanakan kegiatan jual beli, nasional maupun internasional.

Perluasan Pasar dan Profitting

faktor pendorong perdagangan internasional profitting
Source google.com

Berkaitan dengan usaha atau bisnis, kita mengetahui bahwa dalam tangga bisnis ada beberapa tahapan yang harus dijalani. Salah satu tahapan dari tangga bisnis yakni profitting atau memperbesar keuntungan.

Para pengusaha tentu menyadari bahwa semakin besar pasar maka akan semakin besar kemungkinan untuk mendapatkan keuntungan yang lebih. Dengan melalui beberapa cara seperti peningkatan produksi, profit melalui branding, dan juga perluasan pasar.

Hal ini telah banyak dilakukan oleh produsen-produsen skala lokal, nasional dan internasional.

Akan tetapi, hal ini juga memiliki resiko yang tinggi. Hanya saja, ini bukanlah penghambat, melainkan sebuah tantangan bagi para pengusaha di luar sana.

Sebagai contoh, apabila anda adalah seorang pebisnis, ketika anda ingin meraup keuntungan yang besar, jalan apa yang anda pilih?

  1. Perluasan cakupan pasar
  2. Penambahan jumlah produksi
  3. Meningkatkan value produk dengan branding dan lain-lain.

Tentunya, semua ingin mendapatkan untung yang lebih besar, sehingga setiap cara di atas bisa dilaksanakan jika berani mengambil resikonya.

Oleh karenanya, perluasan pasar dan profitting ini menjadi sebuah faktor pendorong perdagangan internasional yang cukup jelas.

Selera dan Kepuasan

Selain dari segi bisnis, ternyata juga faktor tersebut berasal dari selera dan rasa dari masing-masing konsumen. Dalam hal ini perbedaan kebudayaan, kebiasaan, cara pandang, sistem politik, serta tatanan sosial menjadi sebuah acuan dalam memilih produk.

Apapun produknya, tampilan dan value atau nilai tambah dari suatu produk yang dapat membedakannya dengan produk dalam negeri bisa menjadi faktor pendorong perdagangan tersebut.

Sebagai contoh, orang-orang ingin membeli sepatu nike yang dijual di luar negeri walau dengan harga yang mahal, sedangkan nyatanya produk tersebut adalah produk dalam negeri.

Walau demikian dengan menambahkan kelas sebagai barang impor, orang-orang menjadi lebih tertarik dengan produk tersebut. Selain daripada itu kualitas pelayanan, kualitas produk menjadi faktor lainnya.

Oleh karenanya, ini menjadi sangat penting untuk kita pahami agar kedepannya dapat mengamati dan mengatasi setiap problema yang ditemukan dalam praktiknya.

Adanya Perbedaan Iklim

faktor pendorong perdagangan internasional iklim
Source pixabay.com by yunan chen

Beberapa produk yang dijual secara nasional maupun internasional seringkali terpengaruh oleh perbedaan iklim negara atau lokasi tujuan. Ini berhubungan dengan kebutuhan pasar khususnya pada iklim-iklim tertentu.

Seperti yang kita ketahui, bahwa dunia ini memiliki berbagai macam iklim yang dapat mempengaruhi kebiasaan dan kemampuan adaptasi manusianya.

Adanya perbedaan iklim juga menjadi salah satu faktor penting dalam perdagangan utamanya dalam sumber daya alam yang dimiliki. Tentunya, beda iklim maka beda pula SDA yang dihasilkan.

Sebagai contoh, negara dengan iklim tropis tidak akan bisa menghasilkan buah-buahan dari daerah subtropis atau lainnya. Pada akhirnya, dikarenakan kebutuhan pasar, sehingga negara tersebut mengimpor produk dari negeri yang memiliki SDA tersebut untuk memenuhi kebutuhannya.

Contoh lainnya, kebutuhan produk pada iklim dingin dan tropis, keduanya memiliki perbedaan seperti ketebalan pakaian. Orang-orang yang tinggal di iklim tropis lebih menyukai dan nyaman dengan pakaian berbahan tipis, sebaliknya pada iklim dingin membutuhkan pakaian yang lebih tebal dari biasanya.

Kekayaan Sumber Daya Alam

faktor pendorong perdagangan internasional SDA
Source Pixabay.com

Seperti yang sebelumnya disampaikan diatas bahwa sebagian besar perdagangan internasional didukung oleh kebutuhan akan SDA yang tidak dimiliki negara tertentu. Dalam hal ini letak geografis suatu negara akan sangat berpengaruh pada kekayaan sumber daya alamnya.

Sebagai contoh, wilayah Indonesia yang terletak disepanjang garis khatulistiwa dengan iklim yang subtropis menjadikan wilayahnya memiliki berbagai macam kekayaan SDA.

Mulai dari sayur mayur yang tumbuh subur, beberapa daerah memiliki suhu yang sangat dingin dan ada juga yang panas. Hal ini menghasilkan berbagai macam jenis buah dan sayuran dapat tumbuh dengan baik.

Bukan hanya itu, dari segi bahan mentah seperti minyak, timah, nikel, emas dan banyak lagi lainnya.

Kemampuan Sumber Daya Manusia

faktor pendorong perdagangan internasional SDM

Terkhusus dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, sangat banyak negeri-negeri berkembang kekurangan dalam kemampuan sumber daya manusianya. Beberapa negara berkembang mungkin memiliki sumber daya manusia yang baik hanya saja tidak memiliki kemampuan untuk didukung penuh oleh pemerintah atau menolak bekerja sama.

Tentu saja hal ini menjadi sebuah kesempatan bagi negara-negara maju yang memiliki kualitas SDA yang mumpuni untuk mengambil alih pekerjaan mereka. Seperti sebelumnya disampaikan bahwa hasil ekspor bahan mentah dan mengimpor produk jadi yang telah didesain dan dibranding sedemikian rupa menjadi keuntungan produsen.

Sangat penting memahami ilmu pengetahuan dan teknologi di era ini, dan tidak kalah penting untuk memahami bagaimana perdagangan internasional itu sendiri.

Dengan adanya SDA yang baik, maka akan sangat mudah untuk menciptakan produk-produk yang bernilai tinggi, kuat, efisien, dan berkualitas. Sebaliknya, kerugian bagi negara-negara yang memiliki SDA yang mumpuni tetapi tidak dapat memperdayakannya dengan baik.

Hal tersebut seringkali dirasakan negara-negara berkembang dengan berbagai faktor yang menjadikan negaranya harus menyerah dengan hal tersebut.

Selain kendala dalam bidang IPTEK, juga mengenai kemampuan negara dalam biaya produksi dan cara efisiensi dan menghemat biaya produksi.

Penutup

Demikianlah beberapa faktor pendorong perdagangan internasional yang telah dijabarkan di atas. Kita memahami bahwa setiap hal ini sangat berkaitan dan sangat penting untuk kita jaga dan kembangkan.

Dengan terus berusaha meningkatkan diri dengan ilmu dan praktik, anda sekalian sudah menjadi bagian dari perubahan dan peningkatan kualitas negeri. Sebagaimana kita ketahui bahwa SDM punya peran penting untuk mendorong terjadinya perdagangan internasional.

Pesan Author

Author cobalagiaja.com memahami bahwa dalam tema dan penulisan konten masih sangat kekurangan. Oleh karenanya demi menghasilkan konten yang berkualitas dan bermanfaat bagi semua orang, kami mengajak anda untuk turut berpartisipasi.

Dengan berkomentar berisikan pujian, kritik, dan saran, anda sudah turut andil dalam memberikan kenyamanan dalam membaca bagi banyak orang.

Dan tak lupa, anda juga bisa memberikan saran konten yang ingin anda baca selanjutnya, jika anda sedang tidak memiliki waktu untuk mengumpulkan referensi. Salam cober’s ­čÖé

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: