5+ Hambatan Perdagangan Internasional yang Wajib Anda Perhatikan!

5+ Hambatan Perdagangan Internasional yang Wajib Anda Perhatikan!

Hambatan Perdagangan Internasional – Salah satu tolak ukur perkembangan suatu bangsa atau negara ialah adanya kegiatan perekonomian yang baik, tertata, dan aktif. Akan tetapi, hal ini tidak akan berjalan mudah bagi setiap negara dikarenakan banyaknya hambatan-hambatan yang sangat beragam di dalamnya.

Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa adanya pertukaran uang dengan barang atau uang dengan jasa adalah nyawa dalam perekonomian itu sendiri. Di dalam pelaksanaannya telah diadakan sebuah aturan yang mengontrol setiap proses yang terjadi.

Dimulai dari penyediaan barang, jasa, izin, pengiriman, pembayaran dan penawarannya telah diatur sedemikian rupa untuk memudahkan dalam kegiatan jual beli.

Beberapa hal dalam aturan yang telah ditetapkan seringkali tidak sesuai dengan ekspektasi dan berujung pada kesulitan dalam penerapannya. Hal ini berakibat pada aktivitas jual beli yang menjadi terbatas dan tidak leluasa.

Terkhusus lagi pada aktivitas perdangan luar negeri yang melibatkan lebih dari satu negara atau organisasi yang telah menjalin hubungan internasional atau mitra dagang. Beberapa hal ditemui sebagai hambatan perdangangan internasional yang seringkali menyulitkan keduabelah pihak.

Berikut ini beberapa hambatan yang seringkali dirasakan oleh para pelaku dagang internasional diantaranya :

Rendahnya Kualitas Sumber Daya yang Dimiliki

hambatan perdagangan internasional sumber daya
Source : http://www.capitolmuseumservices.com

Hambatan perdagangan internasional yang paling umum ialah kurangnya kapasitas, kapabilitas, atau kualitas dari sumber daya penyedia barang maupun jasa.

Rendahnya kualitas sumber daya alam yang dimiliki akan berakibat pada kualitas produk yang dihasilkan kedepannya. Hal ini juga berhubungan dengan sumber daya manusia yang menunjang setiap sektor produksi

Semakin berkualitas sumber daya manusianya maka akan semakin berkualitas pula produknya dan berlaku sebaliknya. Apabila dalam suatu negara memiliki kedua hal tersebut maka produk barang maupun jasa yang dihasilkan akan sangat baik.

Sedangkan tidak demikian dalam kenyataannya, bahwa kebanyakan negara-negara berkembang memiliki kekurangan dalam hal tersebut sehingga melibatkan negara lain dalam pembangunannya.

Hambatan inilah yang sangat banyak dialami dan sangat berpengaruh pada perkembangan ekonomi negaranya.

Sebagai contohnya, suatu negara yang tidak memiliki SDM yang bagus akan bergantung pada negara yang memilikinya dan akan berakhir dengan mengirimkan SDA mentah berkualitas untuk menjadi sebuah produk berkualitas. Perbedaannya berada pada harga jual yang lebih mahal ketika telah menjadi sebuah produk, sehingga negara merugi.

Di lain sisi, sebuah negara yang memiliki SDM yang bagus akan mencari negara dengan SDA yang baik untuk membuat produknya dan menjualnya dengan harga yang tinggi sehingga memberikan keuntungan yang lebih.

Adapula negara yang memiliki keduanya akan tetapi tidak didukung oleh pemerintahannya sehingga tidak dapat berbuat apa-apa dan berakhir pada ketergantungan pada negara lain.

Perbandingan Mata Uang Antarnegara yang Sangat Besar

hambatan perdagangan internasional exchange control

Seperti kita ketahui bahwa uang adalah alat tukar yang memiliki nilai, setiap negara memiliki ukuran masing-masing dalam memberikan nilai pada mata uangnya. Perbandingan nilai mata uang tersebut berlaku pula dalam skala internasional.

Beberapa negara memiliki keuntungan lebih dengan adanya kurs tersebut. Hal ini mempengaruhi perdagangan internasional khususnya dibidang ekspor maupun impor barang.

Disatu sisi ada negara yang dirugikan dan adapula negara yang diuntungkan oleh hal tersebut akan tetapi, lebih banyak dirasakan oleh negara-negara berkembang.

Jelas bahwa perbedaan nilai mata uang akan sangat berpengaruh dalam pembangunan ekonomi suatu bangsa. Bagaimana tidak, ini mempengaruhi harga barang dan jasa.

Sebagai contoh, barang yang dihargai dengan mata uang dollar ketika dijual di negara yang menggunakan mata uang tersebut akan terlihat biasa saja, tetapi berbeda halnya dengan negara yang memiliki kurs mata uang yang lebih rendah.

Hasilnya harga produk terlampau mahal ketika masuk ke dalam negeri dan ketika produk dijual keluar negeri akan dihargai lebih murah.

Kebijakan Impor Suatu Negara 

Beberapa kebijakan impor maupun ekspor suatu negara seringkali menjadi hambatan perdagangan internasional. Hal ini mengakibatkan banyak pihak merasa sulit dan rugi apabila melaksanakan aktivitas perdagangan .

Kebijakan tersebut mengarah pada tarif impor dari suatu negara. Setiap negara memiliki panduan tersendiri terkait tarif yang akan dikenakan pada produk impor. Setiap negara membutuhkan cara agar dapat menjaga eksistensi produk dalam negeri agar tetap kuat.

Oleh karenanya tarif kebijakan tersebut akan ada untuk mengontrol barang impor yang masuk ke dalam negeri.

Antara tarif impor dan produk impor berbanding lurus, apabila tarif impor tinggi maka harga produk tersebut juga ikut tinggi, sebaliknyapun demikian.

Apabila produk impor lebih mahal daripada produk dalam negeri maka ada kesempatan yang lebih bagi produk negeri untuk bersaing lebih baik.

Terjadi Peperangan

hambatan perdagangan internasional terjadi perang

Salah satu hal yang sangat berpengaruh dan menjadi hambatan perdagangan internasional yang sangat besar yakni terjadinya peperangan antar negara. Hambatan tersebut menjadikan kondisi perekonomian suatu negara yang berperang mengalami ketidakstabilan sehingga mempengaruhi aktivitas perdagangan dan mengalami kelesuan.

Sebagaimana perang dunia sebelumnya yang membuat banyak kerugian terkhusus kepada negara-negara berkembang .

Dan peperangan juga bisa berakibat fatal pada hubungan internasional suatu negara yang mempengaruhi sektor dagang dan kestabilan perekonomian suatu negara.

Dari hal tersebut dapat kita simpulkan bahwa perang memiliki peran penting dalam perdagangan internasional. Sehingga perlu kita pahami dan cermati sebelum melaksanakan aktivitas dagang terutama yang melibatkan negara lain.

Adanya Organisasi Ekonomi yang Menjadi Hambatan Perdagangan Internasional

hambatan perdagangan internasional adanya organisasi ekonomi

Dalam suatu negara atau wilayah tentu memiliki berbagai macam organisasi baik swasta atau NGO (Non-Government Organization) atau organisasi pemerintah. Hambatan perdagangan internasional seringkali disebabkan oleh organisasi-organisasi suatu wilayah atau negara.

Dalam hal ini adanya organisasi ekonomi yang memiliki kepentingan dalam perdagangan internasional dan membutuhkan dukungan pemerintah dalam aktifitasnya. Hal ini dapat terjadi apabila ada perjanjian internasional yang sah.

Organisasi tersebut hadir sebagai pendukung dalam memajukan perekonomian negara-negara yang menjadi anggotanya. Ada pengkhususan terhadap kebijakan yang dikeluarkan yang menguntungkan bagi negara-negara yang termasuk dalam organisasi tersebut.

Inilah yang mengakibatkan adanya ketimpangan dalam mekanisme perdagangan internasional yang memihak pada negara tertentu yang menyulitkan negara diluar keanggotaan organisasi tersebut.

Dalam hal ini mengeluarkan beberapa kebijakan ekspor dan impor yang diatur khusus bagi negara yang masuk keanggotaan.

Bentuk-bentuk hambatan perdagangan internasional yang muncul dari adanya kebijakan ekpor dan impor, sebagai berikut :

a. Bea Cukai atau Tarif

hambatan perdagangan internasional bea cukai
Pemeriksaan Bea Cukai

Adanya tarif atau bea cukai sebagai pembebanan pajak ( custom duties ) yang diterapkan bagi barang atau produk yang melewati batas suatu negara. Tingginya tarif atau bea cukai yang dibebankan pada produk seringkali menjadi hambatan bagi para pelaku ekspor maupun impor.

Tarif juga digolongkan dalam beberapa bagian, sebagai berikut :

  • Bea Transit : Yakni pajak atau tarif yang dikenakan terhadap produk-produk yang melalui negara lain sebagai jalur transit atau bukan tujuan akhir dari pengiriman produk tersebut sebagai ketentuannya.
  • Bea Ekspor : Pajak yang dijatuhkan pada setiap produk yang akan diangkut ke negara lain atau produk dalam negeri yang ingin dijual keluar negeri.
  • Bea Impor : Pajak yang dikenakan terhadap produk yang masuk ke dalam suatu negara yang merupakan tujuan akhir dari pengiriman produk tersebut sebagai ketentuannya.
  • Biaya Jaminan Impor : Adalah salah satu persyaratan dalam aktifitas impor yakni adanya pembayaran yang sejumlah uang sebagai jaminan saat kedatangan produk di pasar domestik sebelum penjualan kepada pemerintah.

Apabila ada penyelewangan dalam hal ini maka akan masuk dalam sanksi hukum internasional baik dari hukum perdata maupun hukum pidana.

b. Subsidi

Seperti yang kita telah ketahui bersama bahwa seringkali pemerintah memberikan subsidi kepada produsen lokal. Subsidi yang diberikan tersebut berasal dari pajak yang diambil pemerintah dari masyarakat.

c. Kuota Impor

Salah satu kebijakan organisasi ekonomi dalam mengontrol perdagangan internasional ialah dengan membatasi kuota impor. Upaya ini dilakukan sebagai salah satu jalan untuk mengontrol harga dan penyebaran produk impor dalam pasar.

Dengan adanya pembatasan pada jumlah produk, hal ini menjadikan kelangkaan pada barang yang mempengaruhi harga jualnya.

d. State Trading Operation

State trading operation ialah kegiatan perdagangan yang dilaksanakan oleh pemerintah khususnya pada kegiatan ekspor. Hal ini juga telah diatur dalam organisasi ekonomi yang nantinya akan memberikan kemudahan bagi negara yang ikut serta dalam keanggotaan.

Sebaliknya, negara yang tidak termasuk dalam aliansi tersebut akan mengalami kesulitan dalam operasi tersebut. Sehingga ini menjadi salah satu hambatan perdagangan internasional yang sama-sama harus kita perhatikan.

Regulasi ekspor yang tidak ramah dan seringkali menyulitkan dapat menjadikan pelaku dagang akan terbebani dan akhirnya kehilangan semangat dalam memasarkan produknya diluar negeri.

e. Peraturan Anti-Dumping

Apa itu politik dumping? Politik dumping bisa disebut sebagai suatu keadaan dimana harga beli dari suatu produk lebih rendah dari nilai barang itu sendiri, sehingga menjadikan harga jualnya bisa naik berkali-kali lipat dan tetap menguntungkan. Dengan adanya politik dumping ini menjadikan para pengusaha diuntungkan apabila menjual produknya di luar ataupun dalam negeri.

Adapun motif-motif tertentu yang perlu kita perhatikan dalam perkara ini adalah :

  • Dengan memperkenalkan produk baru atau lama yang berasal dalam negeri kepada negara lain. Kelangkaan barang dan value yang baik dari produknya akan meningkatkan harga jual produk tersebut.
  • Motif lainnya yakni dengan melihat kebutuhan pasar dengan menjual barang-barang atau produk yang diminati masyarakat, sehingga bisa terjual keluar negeri. Artinya dengan memberikan kesadaran kepada konsumen bahwa produk tersebut banyak dibutuhkan dalam negeri sehingga memungkinkan orang luar juga membutuhkan produk tersebut.
  • Motif yang terakhir yakni dengan perang dagang dengan saling berebut pasar luar negeri.

Diperbolehkannya politik dumping disuatu negara akan menguntungkan banyak pihak terutama pemerintah dan produsen. Akan tetapi seringkali beberapa negara tidak mengizinkan hal tersebut sehingga menjadi sebuah hambatan.

f. Exchange Control

Selain daripada politik dumping ada juga exhange control. Pada dasarnya negara-negara yang memiliki status perekonomian yang lemah menggunakan kontrol terhadap devisa negara. Dengan adanya kontrol ini memungkinkan untuk negara lain yang memiliki perekonomian yang lebih stabil untuk membatasi jumlah volatilitas nilai tukar mata uang, baik itu yang masuk maupun keluar.

Referensi :

http://id.wikipedia.org/wiki/Hambatan_perdagangan

http://www.crayonpedia.org/mw/BSE:Perdagangan_Internasional_9.2_%28BAB_7%29#4._Hambatan_P_Perdagangan_erdagangan_Internasional

Hambatan Perdagangan Internasional(Antar-Negara)

http://mazpoegoehkpnc.blogspot.com/2010/02/hambatan-perdagangan-internasional.html

Penutup

Masih ada banyak sekali hambatan dalam perdagangan internasional yang mungkin tidak kita ketahui. Akan tetapi dengan mengetahui hal tersebut di atas diharapkan memberikan kita pandangan yang lebih luas terhadap alur perdagangan, masalah serta cara mengantisipasinya.

Hambatan bukan berarti menjadikan kita berhenti dalam berupaya, adanya hambatan-hambatan tersebut menjadikan dunia perdagangan jadi lebih menarik.

Selain daripada itu hal ini juga memberikan keuntungan tersendiri kepada keduabelah pihak. Produsen dengan perlindungan serta jaminan akan produk dan perdagangannya dan pemerintah dengan bea-bea atau pajak yang didapatkan.

Oleh karenanya sangat penting untuk kita terus mencoba hingga kita mampu melaksanakannya dengan baik.

Pesan Author

Jangan lupa untuk terus mengunjungi situs cobalagiaja.com untuk konten yang lebih menarik dan produktif lainnya.

Kamu juga bisa loh menyumbang tulisan ataupun wawasan kamu tentang hobi dan lain-lainnya disini, cukup dengan menulis di kolom komentar. Mari ciptakan bacaan yang bermanfaat bersama salam cober’s.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: