Kamu Harus Tau Hikmah Pernikahan yang Sesungguhnya Sebelum Menikah

Kamu Harus Tau Hikmah Pernikahan yang Sesungguhnya Sebelum Menikah

Hikmah Pernikahan – Manusia adalah makhluk sosial yang hidup berkelompok dan saling membutuhkan satu sama lain. Menjadi manusia berarti mengimani bahwa dirinya tidak dapat hidup sendirian tanpa bantuan orang lain.

Banyak orang menganggap dirinya hebat sehingga tidak menginginkan orang lain untuk membantunya. Kebanyakan dari mereka mempunyai ego yang tinggi, kepribadian yang kokoh, terkadang dianugerahi kelebihan dalam ilmu pengetahuan dan keterampilan.

Dengan keadaan seperti itu, seringkali kita bertingkah seolah-olah kita bisa melaksanakan semuanya sendiri, bahkan kepada sesama anggota keluarga sekalipun.

Berkaitan satu sama lain sudah menjadi kodrat manusia. Sebagaimana Allah menciptakan anak cucu adam berpasang-pasangan, seperti yang terkandung dalam surah berikut :

QS AN NAHL:72

Allah menjadikan bagi kamu isteri-isteri dari jenis kamu sendiri dan menjadikan bagimu dari isteri-isteri kamu itu, anak-anak dan cucu-cucu, dan memberimu rezeki dari yang baik-baik. Maka mengapakah mereka beriman kepada yang bathil dan mengingkari nikmat Allah?“
Seperti itulah Allah menciptakan manusia dengan berpasang-pasangan agar kita bersyukur dan bertaqwa kepadaNya.
Berbicara mengenai pasangan, tentu setiap orang di dunia ingin mempunyai pasangan ideal ataupun yang biasa-biasa saja. Dengan kriteria masing-masing orang tentu akan memberikan kebebasan dalam memilah dan memilih kekasihnya.
Berbicara mengenai memiliki pasangan, menikah adalah cara yang tertera dalam ajaran Islam, Kristen, dan lainnya untuk membangun sebuah rumah tangga. Tentunya hal ini tidak lepas dengan segala tuntunan yang telah diajarkan dalam setiap agama terutama dalam Islam.
Penikahan dalam islam itu sendiri telah kami jabarkan di artikel sebelumnya, bagaimana sebenarnya inti dari pernikahan tersebut. Apakah hanya menghubungkan 2 orang yang saling mencinta atau juga kedua keluarga yang membesarkan keduanya.
Sehingga kita perlu memahami apa sebenarnya hikmah pernikahan yang sebenarnya.
Dan Alhamdulillah ada kesempatan untuk membahasnya saat ini

Hikmah Pernikahan yang Sebenarnya

Hikmah Pernikahan dalam islam
source : steppesoffaith.com

Berkenaan dengan pernikahan yang merupakan kegiatan mengikat janji antara dua sejoli yang saling berbagi kasih dan berjanji hidup berdampingan di bawah atap rumah tangga. Setiap orang mengharapkan keluarga yang sakinah mawaddah warohmah.

Bukan hanya sekedar hajatan besar dalam semalam, tapi sebuah rentetan panjang kisah kasih yang akan membawa pada generasi selanjutnya.

Menikah tidaklah mudah, sebagaimana setiap hal itu susah jika tidak tahu bagaimana cara melaksanakannya. Sama halnya dengan pernikahan, akan sulit apabila tak memahami satu sama lain, akan sulit apabila tak mengerti hikmah pernikahan yang sesungguhnya.

Mengetahui hal tersebut merupakan salah satu cara untuk mengantisipasi tindakan yang tidak indah dalam suatu keluarga. Benar tidak ada keluarga yang lepas dari sebuah konflik, terkadang semuanya datang bahkan bertubi-tubi sehingga beberapa mungkin tak sanggup menerimanya dan akhirnya berakhir di pengadilan agama.

Berbeda halnya dengan ketika kita memahami apa sebenarnya yang menjadi hikmah saat kita telah berkeluarga, bagaimana cara kita untuk paham dan menyikapi setiap konflik yang ada.

Berikut ini hikmah dari berkeluarga dengan jalinan pernikahan :

Meneguhkan Moralitas yang Luhur

hikmah pernikahan sebagai pengokoh moralitas
source : brokenheartslivinghope.com

Keadaan setelah menikahnya dua sejoli tidak akan lancar seperti dalam dongeng. Masalah demi masalah pasti akan datang menghampiri, saling menyayangi dan menjaga satu sama lain adalah kunci kedamaian dalam rumah tangga. Menjaga harkat dan martabat seorang istri ataupun suami, tidak menjadikan pasangannya terlihat lusuh dan jelek dimata orang lain.

Menjaga diri dan menjunjung tinggi nilai agama yang dianutnya sebagai hamba Allah yang lemah dan butuh akan bimbinganNya.

Moral setiap manusia bagaikan jantung kehidupan mereka dalam masyarakat dan rumah tangga. Jika akhlak baik tak lagi dijaga dan tergantikan oleh akhlak buruk maka tanda kebinasaan untuk kaum manusia.

Pergaulan bebas kini merajalela tidak tahu darimana dan sejak kapan moralitas anak bangsa menurun. Pergaulan bebas, seks bebas, melahirkan anak yang tanpa orang tua, frustasi, aborsi dan setiap hal yang lebih biadab dan tidak berakal dari binatang.

Oleh karenanya, pernikahan bukan hanya melulu tentang kisah cinta dua sejoli yang ingin menghabiskan waktu yang indah bersama. Pernikahan bahkan lebih daripada itu, menjadi pilar kuat yang mengikat moral agar tetap sesuai dengan hukum yang ada.

Sebagaimana Rosulullah SAW memberikan motivasi kepada pria dan wanita

 

“Wahai para pemuda, barangsiapa sudah memiliki kemampuan untuk menafkahi, maka hendaknya ia menikah, karena menikah dapat meredam keliaran pandangan, pemelihara kemaluan. Barangsiapa yang belum mampu, hendaknya ia berpuasa, sebab puasa adalah sebaik-baik benteng diri.” (HR. Bukhari-Muslim)

 

Membangun Rumah Tangga Islami Hikmah Pernikahan yang Utama

hikmah penikahan yakni untuk membangun rumah tangga yang islami
source : allthatsinteresting.com

Menjadi keluarga yang sakinah mawaddah warohmah adalah doa banyak orang ketika membangun sebuah rumah tangga. Bagaimana menjadi suami dan istri yang saling mengasihi, menjadi panutan bagi putra putrinya.

Sebagaimana perahu, apabila perahu itu bocor maka seluruhnya akan tenggelam, maka keluargapun seperti itu. Apabila ada yang cacat dalam hubungannya maka rusak pula rumah tangganya.

Membangun rumah tangga yang islami sebagaimana telah dicontohkan oleh Rosulullah SAW, lantas diikuti oleh para sahabat-sahabatnya yang akan menjadi panutan kita. Setiap problema yang dihadapi dalam keluarga dicari cara yang tepat dan bijaksana dalam menyelesaikannya.

Bagaimana menjaga sikap dan juga akhlak terhadap seluruh anggota keluarga baik dalam keadaan sedih maupun senang, kekurangan atau berkecukupan.

Semua hal ini perlu kita pahami bahwasanya pernikahan ini tidak mudah dan juga tidak sesulit yang dibayangkan. Terutama dalam menjaga keharmonisan antara suami dan istri adalah poin pentingnya, karena apabila hal tersebut di jaga maka kedepannya Insya Allah akan berdampak pada keturunannya.

Tentu saja hal ini tidak lepas dari peran orang tua kita sebagai seseorang yang telah merasakan asam manisnya pernikahan lebih daripada kita. Hormat dan patuh terhadap pinta mereka juga menjadi kunci keridhoan Allah terhadap rumah tangga kita.

Pernikahan tidak hanya mengenai akad antara dua kekasih, bagaimana kita mengatur sebuah acara pernikahan itu menjadi hal yang diberkahi Allah dengan tata cara yang syar’i.

Oleh karenanya wujudkan pernikahan impian anda dengan syar’i tanpa harus mengeluarkan uang banyak dengan fasilitas yang lengkap dengan harga fleksibel di sini –> Paket Pernikahan Surabaya

Hikmah Pernikahan Sebagai Tempat Penyaluran Nafsu Birahi Manusia yang Halal

hikmah pernikahan sebagai wadah nafsu birahi
source : tpr.org

Kita ketahui bersama bahwa godaan akan kenikmatan dunia terus menerus menghantui, sebelum menikah dan bahkan setelah menikah.

Perbedaannya adalah ada yang dalam keadaan haram dan dalam keadaan halal. Apakah tujuan kita untuk mencapai ridhoNya Allah SWT atau murkaNya karena tidak menaati aturan yang telah diciptakan untuk kebaikan kita?

Sebagaimana Allah telah menciptakan kita dengan akal dan pikiran, juga diri tiap manusia dilengkapi dengan nafsu. Nafsu itu sendiri adalah sebuah keinginan akan sesuatu yang kuat dari dalam hati. Nafsu terhadap makanan, minuman, harta, tahta dan wanita.

Melihat seseorang dengan pandangan yang penuh nafsu adalah cara yang tidak benar. Seringkali kita terbawa suasana dan tidak sanggup mengalihkan pandangan secepatnya padahal telah jelas Rosulullah menyeru kita melakukan hal tersebut.

Halal dan haram, bagaimana hal itu bisa dikategorikan tentunya dengan kaidah fiqih yang jika dibahas di sini akan sangat panjang. Nafsu yang menggelora sebagai cobaan bagaimana kita bisa taat pada perintahNya.

Sehingga Allah melalui Rosulnya menjelaskan hal tersebut dan ini berkaitan dengan pernikahan, dimana pernikahan menjadi wadah dari nafsu birahi seseorang. Seperti yang terkandung dalam hadits di bawah:

Dan persetubuhan salah seorang di antara kamu (dengan istrinya) adalah sedekah.” “Wahai Rasulullah, apakah (jika) salah seorang di antara kami memenuhi syahwatnya, ia mendapat pahala?” Rasulullah menjawab, “Tahukah engkau jika seseorang memenuhi syahwatnya pada yang haram, dia berdosa, demikian pula jika ia memenuhi syahwatnya itu pada yang halal, ia mendapat pahala.” (HR. Muslim)

Dengan ijab qobul dan diiringi saksi yang mengsahkan janji tersebut lalu seketika kedua pasangan menjadi halal dan dapat saling memandang. Memang prosesnya panjang, akan tetapi banyak hikmah yang bisa kamu ambil dalam hal ini yang Insya Allah akan membawa kita pada keridhoanNya.

Ini menjadi pelindung kita dari dosa sekaligus menjadi amal ibadah yang berlipat ganda.

Baca juga : Pernikahan Dalam Islam Penting Bagi Kalian Pasangan Muda

Melahirkan Anak yang Sholeh dan sholehah / Generasi yang Baik

Hikmah pernikahan yang kesekian,  Anak adalah mutiara bagi orang tua, mereka adalah sebesar-besarnya investasi yang sebuah keluarga miliki. Seorang anak dapat berperangai baik disebabkan beberapa faktor internal dan eksternal, tentunya orang tua adalah faktor utama.

Orang tua memegang andil yang sangat besar dalam mendidik anak-anaknya. Lingkungan mungkin berpengaruh, ketika anak-anak kita memilih tempat bersosial yang tidak benar.

Seperti kata pepatah,

Jangan bermain-main dengan pandai besi kalau tidak mau wajahmu gosong, bermainlah dengan penjual parfum agar baunya tertular

Sama halnya dengan manusia, seseorang adalah cerminan sahabatnya. Jika sahabatnya buruk, maka tinggal menunggu waktu untuk orang yang berada di sekitarnya terpengaruh.

Akan tetapi, hal ini tidak akan terjadi apabila peran orang tua maksimal terhadap anaknya. Apabila anda belum menikah maka berikut ini perlu anda perhatikan dengan sebaik-baiknya. Pendidikan seorang anak berawal dari keluarga, bagaimana mereka dididik, ditanamkan nilai-nilai luhur, akhlak, agama, dan norma-norma yang berlaku dimasyarakat.

Sehingga dengan apa yang diajarkan orang tua diharapkan agar anak menjadi lebih kuat dalam memberi pengaruh kepada teman-temannya terhadap sesuatu yang baik. Sebaliknya jika penanaman karakter pada anak rendah terutama pada bagian keagamaan maka akan mudah terkoyak batinnya.

Karena sejatinya orang-orang yang memiliki keyakinan yang baik terhadap Allah cenderung tidak akan mudah untuk terpengaruh.

Anak-anak yang sholeh dan sholehah adalah salah satu hikmah dari sebuah pernikahan yang sangat dinantikan. Investasi dunia dan akhirat yang terbesar, sholeh artinya sempurna.

Akhlak yang baik, perangai yang baik, tutur kata yang baik, taat beribadah, mencerminkan karakter seorang muslim yang menjunjung tinggi kebenaran. Tidak hanya itu saja, juga lebih banyak membantu dan lain-lain, menjadi anak yang baik.

Sehingga pernikahan tentunya diharapkan untuk melahirkan generasi yang sholeh dan sholehah yang nantinya akan menjadi penolong di dunia dan akhirat.

Motivasi Dalam Beribadah Dalam Hikmah Pernikahan

Dengan menikah banyak kegiatan-kegiatan yang dulunya tak bernilai pahala menjadi pahala yang besar. Ketika semisalnya dulu anda pernah berpacaran dimana saat itu anda belum muhrim, dan bermesraan maka akan berdosa. Berbeda halnya ketika anda telah menikah dan sudah sah memuji pasanganpun bernilai ibadah di sisi Allah.

Jika dulunya ketika kita beribadah sering kendor dan tidak semangat, bahkan jika dilakukan bersama teman-temanpun kadang kurang bisa memotivasi. Beda halnya setelah menikah, motivasi yang diberikan pasangan yang kita cintai lebih manjur.

Semisal tidur malam, lalu di waktu sebelum subuh anda berniat bangun tetapi ternyata susah, istri anda membangunkan dengan lembut, mengajak untuk sama-sama bertahajjud, pasti sangat memotivasi.

Menjalin Silaturahmi antar Dua Keluarga Adalah Hikmah Pernikahan

Selain daripada menyatukan dua sejoli dalam satu keluarga yang utuh, kesempatan untuk bersilaturahmipun lebih besar. Dahulu yang hanya memiliki ibu dan bapak, sekarang orang tua dari istripun menjadi orang tua suami.

Artinya dengan menikah kita berkesampatan untuk memperluas jangkauan silaturahmi antara kedua keluarga, menjalin hubungan yang baik dan harmonis.

Sebagaimana kita ketahui keutamaan dalam bersilaturahim itu sendiri sangat banyak diantaranya :

  • Memperpanjang umur
  • Dilapangkan rezekinya
  • Diangkat kesusahannya
  • Diampuni dosanya
  • dan lain-lain.

Oleh karenanya menjadi tantangan bagi mereka yang ingin menikah untuk membiasakan diri bergaul dengan orang-orang yang lebih tua ataupun lebih mudah. Tujuannya untuk nantinya mempermudah dalam proses silaturahim nantinya. Begitu indahnya Islam, banyak hikmah pernikahan yang dapat kita ambil.

Mendapat Pahala Berlipat Ganda

Kita ketahui bersama bahwa ketika aqad telah diucapkan dan disahkan oleh para saksi, maka setiap kegiatan yang dilakukan suami istri yang tetap dalam aturan Allah berpotensi menjadi pahala. Selain potensi berbuat baik dan berpahala besar, harganya juga berlipat-lipat, inilah yang menjadi motivasi kaula muda saat ini sehingga ingin menyegerakan pernikahannya.

Mendapatkan Pertolongan Allah SWT

Allah senantiasa menolong orang-orang yang ingin mencapai ketaatan kepadaNya, sebagaimana dikatakan bahwa jika kita datang kepada Allah dengan berjalan maka Allah mendekat kepada kita dengan berlari, jika kita mendekat kepada Allah dengan berlari maka sungguh Allah sangat dekat.

Hal ini hanya kiasan yang tentu tidak akan bisa menggambarkan bagaimana Allah memberikan kita kasih sayang dan rahmatNya begitu cepat dan dekat. Seseorang yang tidak taat saja dengan Ar-Rahman dan Ar-RahimNya Allah berikan pertolongan, apalagi yang taat padaNya.

Sarana untuk Memperbaiki dan Meningkatkan Kualitas Diri

Itu merupakan hal yang bagus karena akan menjadi motivasi yang sangat kuat untuk para pemuda diluar sana dalam artian positif. Dalam artian bahwa mereka berusaha semaksimal mungkin untuk memperbaiki diri, meningkatkan kualitas dirinya dari berbagai aspek.

Ini yang sebenarnya diharapkan dengan kegiatan tersebut, diharapkan timbul kebaikan-kebaikan lain yang lebih daripada sebelumnya.

Halalnya Hubungan Laki-Laki dan Perempuan juga Hikmah Pernikahan

Menjadi sebuah hal yang tidak haram lagi bagi laki-laki dan perempuan yang telah ijab qobul untuk bermesraan, saling mengasihi satu sama lain termasuk dalam bersetubuh.

Ini adalah hal yang Allah ridhoi dan disenangi bahkan dalam perkara merayu atau bercanda dengan istri.

Penutup

Alhamdulillah mungkin hanya sedikit yang dapat disampaikan, tentu masih banyak lagi hal lain mengenai pernikahan yang bahkan bisa kalian kaji lagi. Guru terbaik dalam berkeluarga tentunya Rosulullah SAW sebagai suri tauladan bagi kita semua.

Semoga apa yang disampaikan dalam konten ini dapat bermanfaat, jangan lupa untuk mengunjugi situs cobalagiaja.com agar hari-harimu lebih produktif.

Terima kasih telah berkunjung 🙂

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: