Hukum Internasional : Subjek, Asas, Sumber dan Contoh [Terlengkap]

Hukum Internasional : Subjek, Asas, Sumber dan Contoh [Terlengkap]

Hukum Internasional – Dalam dunia pendidikan tentunya istilah hukum internasional bukan hal yang asing karena dipelajari dalam pelajaran pendidikan kewarganegaraan. Pengertian dari hukum internasional yaitu hukum yang mengatur segala aktivitas ataupun segala kegiatan yang bersifat internasional, awalnya hukum internasional ini hanya dikenal sebagai hukum yang mengatur perilaku hubungan antar negara.

Sekarang ini hukum internasional terus mengalami perkembangan sehingga ruang lingkupnya jauh lebih luas dan kompleks. Kini sudah mengatur setiap struktur, kegiatan, dan perilaku setiap organisasi sehingga segala aktivitasnya memang dibatasi sesuai dengan pengawasan yang berwenang. Jadi, hukum ini tidak hanya mengatur hubungan negara dengan negara lain.

Tidak hanya mengatur hubungan antar organisasi, tetapi juga mengatur setiap kewajiban hubungan individu dengan individu yang berbeda negara. Oleh karena itu, informasi mengenai subjek, asas, dan sumber hukum internasional ini sangat perlu diketahui oleh setiap individu warga negara.

Subjek Hukum Internasional

Ketahuilah bahwa hukum internasional memiliki beberapa subjek ataupun pelaku yang terkait dengan hukum tersebut. Untuk mengetahui informasi lebih jelasnya maka simak uraian list yang terdapat di bawah ini.

 

  1. Negara

subjek hukum internasional

Negara merupakan subjek paling utama ataupun primer dalam sebuah hukum internasional. Ketahuilah bahwa hukum internasional ada karena hubungan setiap warga negara dengan negara lainnya. Oleh karena itu, setiap negara yang satu dengan yang lainnya memang sudah terikat dengan hukum internasional.

 

  1. Individu

Individu merupakan setiap warga negara yang melakukan hubungan dengan negara lain dalam bentuk kerja sama ataupun kepentingan umum yang lainnya. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa setiap individu yang berhubungan dengan negara lain memang memiliki keterikatan dengan hukum internasional agar tidak melanggar peraturan.

 

  1. Palang Merah Internasional

Ternyata palang merah internasional juga menjadi salah satu subjek dalam hukum internasional. Tentunya, hal tersebut juga disebabkan Palang Merah Internasional ini merupakan organisasi internasional yang sangat berkaitan antar negara satu dengan yang lainnya.

 

  1. Organisasi Internasional

Tidak hanya Palang Merah Internasional yang menjadi salah satu subjek hukum internasional, selain itu ternyata masih banyak subjek hukum internasional dalam bentuk organisasi internasional yang saling berkaitan dalam kehidupan antar negara.

 

  1. Tahta Suci / Vatican

Berikutnya istilah Tahta suci ataupun Vatican juga merupakan yuridikasi dari Roma sebagai tahta nomor satu yang terdapat dalam gereja Katolik. Ketahui pula Tahta suci ataupun yang biasa dikenal dengan istilah Sri Paus ini memang merupakan pusat pemerintahan Gereja Katolik.

Baca juga : Pengenalan Hubungan Internasional sebagai Referensi

 

Asas Hukum Internasional

 

Ingin mengetahui apa saja asas hukum internasional yang mengatur hubungan antar individu ataupun organisasi dengan negara lain? Untuk mengetahui informasinya maka simak beberapa ulasan dalam uraian list di bawah ini.

 

  1. Asas Kebangsaan

Asas hukum internasional yang pertama yaitu asas kebangsaan dimana hukum tersebut diberlakukan oleh negara kepada setiap warga negaranya. Maksud dari asas yang satu ini yaitu setiap warga negara mendapatkan perlakuan yang sama dimanapun keberadaannya walaupun di negara asing.

 

Apabila warna negara melakukan tindak kriminalitas di negara lain maka akan mendapatkan sanksi ataupun hukuman dari negara asalnya.  Hal tersebut tentunya disebabkan karena hak asas kebangsaan memiliki kekuatan ekstrateritorial.

 

Oleh karena itu, apabila Anda sedang berada di negara lain maka lakukanlah tindakan yang sesuai dengan aturan ataupun norma sehingga tidak memiliki hukuman ataupun sanksi atas tindakan yang melanggar hukum di negara lain. Walaupun, kesalahan dilakukan di negara lain tetapi hukum yang diberikan dari negara asalnya.

 

  1. Asas Kepentingan Umum

Perlu diketahui bahwa asas kepentingan umum ini tidak terikat dengan batas-batas wilayah tertentu sehingga asas yang satu ini didasarkan kepada negara yang memberikan perlindungan dan mengatur segala kepentingan dalam kehidupan masyarakat sehingga hukum ini memang didasrkan kepada kepentingan umum.

 

Setiap negara harus menyesuaikan diri dengan keadaan, situasi, ataupun segala kepentingan umum yang dapat disesuaikan walaupun warga negaranya berada di luar negara asalnya. Dengan demikian maka sesuai dengan asas kepentingan umum akan membantu setiap warga negara dalam mendapatkan kepetingan umum.

Salah satu asas ini memang didasarkan kepada setiap negara untuk memberikan kebebasan kepada warga negara untuk mencapai tujuan kepentingan umum dengan segala tindakan yang tidak melanggar perilaku hukum sehingga akan terhindar dari sanksi ataupun hukuman.

Baca juga : Hukum internasional asas, subjek, sumber, dan contohnya

  1. Asas Teritorial

Berikutnya asas yang terdapat pada hukum internasional yaitu adanya asas teritorial yang memiliki arti diberlakukannya hukum berdasarkan batas-batas wilayah negara. Ketahuilah bahwa hukum internasional dengan asas teritorial berarti memberlakukan segala peraturan sesuai dengan wilayah tertentu.

 

Apabila Anda melanggar hukum di suatu negara maka akan dikenakan hukuman berdasarkan peraturan di negara tersebut. Jika, pindah ke wilayah lainnya maka segala peraturan sanksi ataupun hukuman tersebut menjadi tidak berlaku.

 

Sesuai dengan namanya teritoral, asas yang satu ini memang memiliki arti yang sangat berkaitan dengan batasan wilayah.

Baca juga : Pengenalan Hubungan Internasional  

Sumber Hukum Internasional

Berikutnya, sumber hukum internasional juga menjadi suatu hal yang harus diketahui oleh setiap warga negara. Untuk mengetahui informasi lebih jelasnya maka simak uraian dalam list yang terdapat di bawah ini.

 

  1. Sumber Hukum Formal

Sumber hukum formal merupakan sumber yang mengemukakan darimana setiap warga negara mendapatkan dan mengetahui ketentuan-ketentuan hukum internasional yang mengatur setiap hubungan antar individu, organisasi, ataupun hubungan setiap instansi pemerintahan dengan negara lain.

 

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa setiap hubungan dengan negara lain memang telah diatur dalam perjanjian internasional yang terdapat dalam hukum internasional dalam kehidupan bernegara.

 

  1. Sumber Hukum Material

Ketahui pula bahwa sumber hukum material merupakan sumber yang memberitahukan dasar berlakunya hukum suatu negara. Sebagai warga negara terkadang memang tidak menganggap hal tersebut menjadi sebuah prioritas. Nah, sebenarnya mengetahui sumber hukum material ini sangat bermanfaat.

 

Salah satu manfaatnya yaitu mampu membuat setiap warga negara melakukan segala tindakan yang jauh dari pelanggaran hukum di negara sendiri maupun di negara orang lain. Oleh karena itu, setiap warga negara memang sangat mewajibkan mengetahui awal mula adanya dasar negara.

Baca juga : Teori, Manfaat, Kebijakan Perdagangan Internasional

 

Contoh Hukum Intenasional

Untuk lebih memahami hukum internasional maka ketahui beberapa contoh dari hukum internasional, nah simak informasinya di bawah ini.

 

  1. Contoh Hukum Internasional dalam Aspek Ekonomi

Salah satu contohnya dalam aspek ekonomi yaitu adanya proses jual beli ataupun transaksi antara negara. Oleh karena itu, dalam melakukan setiap transaksi dengan negara lain maka sebaiknya didasarkan dengan hukum internasional.

Dengan adanya peraturan yang mengikat antara dua negara atau lebih akan memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pelaku ekspor maupun impor. Dengan demikian hal

 

  1. Contoh Hukum Internasional pada Aspek Kebudayaan

Selain dalam aspek budaya, ternyata contoh aspek hukum internasional juga terdapat dalam aspek kebudayaan. Ketahuilah bahwa aspek kebudayaan ini memang sangat berpengaruh dalam kehidupan di setiap negara.

 

  1. Contoh Hukum Internasional dalam Pertahanan Nasional

Pertahanan nasional juga menjadi salah satu hal yang diatur dalam hukum internasional. Ketahuilah bahwa pertahanan nasional ini merupakan salah satu cara negara mempertahankan kedaulatan ataupun keutuhan wilayah agar terhindar dari ancaman yang mengganggu pertahanan setiap negara.

dilansir oleh web resmi kedutaan besar australia untuk indonesia

Kerja Sama Australia dan Indonesia di Forum Global Perihal Pertahanan Nasional 

Pendapat para menteri mengenai penanggulangan serta penanganan ekstrimisme kekerasan dan terorisme dianggap sebagai sebuah tantangan kemanan kawasana dan global. Topik ini menjadi salah satu pilar terkuat dalam membangun kerja sama yang lebih baik.Para Menteri berpendapat bahwa kerja sama penanggulangan terorisme dan penanganan ekstrimisme kekerasan telah menjadi salah satu pilar terkuat dalam penguatan kerja sama untuk menanggapi peningkatan tantangan-tantangan keamanan kawasan dan global.

Kami menggarisbawahi pandangan bersama kita tentang peningkatan ancaman ISIS, kelompok teroris yang berbahaya, yang tidak mewakili Islam dan ajaran-ajarannya. Penting bagi sejumlah negara yang memiliki pendapat yang sama untuk bekerja sama sesuai dengan kapasitas mereka untuk menghadang gerakan ISIS di seluruh dunia.

Sebagai ketua bersama Bali Process, kami membicarakan pendekatan-pendekatan bersama untuk meningkatkan kerja sama kita melawan penyelundupan dan perdagangan manusia. Kami memuji pembentukan Mekanisme Konsultasi Bali Process sebagaimana tercermin di Deklarasi Bali tentang Penyelundupan, Perdagangan Manusia dan Kejahatan Lintas-Batas Terkait, serta menantikan penerapannya.

[1] Diwakili oleh Duta Besar Desra Percaya, Direktur Jenderal Urusan Asia Pasifik dan Afrika, Kementerian Luar Negeri Indonesia

One thought on “Hukum Internasional : Subjek, Asas, Sumber dan Contoh [Terlengkap]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: